Badan Pangan Nasional Siap Distribusikan 5.000 Sapi Lokal Jelang Ramadan

RIAUMANDIRI.CO - Badan Pangan Nasional (National Food Agency) mulai mendistribusikan 5.000 ekor sapi hidup siap potong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang puasa dan Lebaran.
"Diperlukan mobilisasi pasokan sapi hidup siap potong sekitar 5.000 ekor sampai dengan ldul Fitri Tahun 2022," kata Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Minggu (20/3/2022).
Dalam hal ini pihaknya menggandeng sejumlah stakeholder di antaranya BUMN ID Food Group yakni PT Berdikari dan BGR Logistik Indonesia.
Keduanya mulai melakukan mobilisasi terhadap 40 ekor sapi dari peternak Nganjuk, Jawa Timur (Jatim). Mereka dibawa ke kandang sapi milik PT PG Rajawali II Unit Jatitujuh, di Majalengka, Jawa Barat.
Arief mengatakan mobilisasi sapi dilakukan bertahap dari beberapa peternak daerah.
Minggu selanjutnya diagendakan mobilisasi sapi sebanyak 300 ekor dari Boyolali, Jawa Tengah dan 600 ekor sapi dari peternak Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Dari visit peternak di Jatim pekan lalu dan peninjauan beberapa lahan kandang sapi milik BUMN, pekan ini mulai terisi mobilisasi sapi dari peternak daerah Jatim, Jateng, paralel pekan depan peninjauan persiapan sapi dari Sumbawa, NTB," ujarnya.
Badan Pangan Nasional rencananya akan memanfaatkan lahan kandang sapi BUMN seperti Pupuk Kujang Cikampek (PKC), kandang sapi jatitujuh PG Rajawali II, Sidrap Sulawesi yang dikelola PT Berdikari untuk mobilisasi sapi dari sentra peternak daerah kemudian didistribusikan ke pedagang-pedagang pasar.
"Pelaksanaan mobilisasi sapi lokal ini juga telah dikoordinasikan dengan menteri terkait, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri BUMN Erick Thohir," bebernya.
Realisasi mobilisasi sapi ini merupakan tindaklanjut dari MoU antara PT Berdikari dengan APDI & JAPPDI tentang kerja sama dalam bidang distribusi hewan ternak, daging sapi dan kerbau yang beberapa pekan lalu di saksikan secara langsung oleh Badan Pangan Nasional.
Guna menambah varian pilihan kebutuhan daging, kata Arief, minggu kedua puasa dijadwalkan akan masuk daging kerbau penugasan kepada BULOG.
Ekosistem pangan ini menurutnya sebagai upaya menjaga pasokan daging dan stabilitas harga pangan jelang bulan puasa, Idul Fitri, hingga Idul Adha