Kemacetan Akibat Penyekatan di Pekanbaru, Pengamat: Ini Darurat! Semua Orang Punya Kepentingan
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Penyekatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada penerapan PPKM level 4 menyebabkan kemacetan panjang yang menimbulkan kerumunan baru di beberapa ruas jalan menuju pusat kota, Kamis (12/8/2021).
Aturan yang berimbas ke masyarakat tersebut, menuai kritikan. Salah satunya Pengamat Tata Ruang Kota, Mardianto Manan. Ia mengatakan, jika dilihat dari ilmu tata ruang kota, keadaan yang terjadi saat ini merupakan keadaan darurat.
"Jika keadaan saat ini dikaitkan dengan ilmu perkotaan nggak masuk. Karena ini darurat namanya. Solusinya cuma satu, ya ditiadakan penyekatan. Biar nggak menyebabkan kekacauan, kemacetan," ungkapnya.
Ia menilai, kemacetan yang terjadi saat ini karena masyarakat punya kepentingan masing-masing. Seperti bekerja, cari makanan, dan lain sebagainya.
"Setiap orang punya kepentingan. Kadang orang penginnya di rumah, tapi ada alasan tertentu yang bikin mereka harus keluar. Yang niat cuma cari makan pun malah terkena macet juga," ujarnya.
Salah satu warga Pekanbaru, Fahrurrozi mengatakan penyekatan saat ini cuma menyusahkan masyarakat saja.
"Aturan apa ini. Nggak guna. Cuma bisa menyusahkan saja. Tolonglah untuk orang-orang di atas sana (pejabat, red) pikirkan aturan dan dampaknya baik-baik," ujarnya.
"Udah tahu kemarin nggak efektif penyekatan ini, masih aja diterapkan lagi. Ini pun Pemko ikut-ikut apa kata pusat aja. Mereka yang tahu keadaan kota gimana, bisanya cuma pasrah aja. Nggak ada inisiatif cari solusi sendiri," tegasnya.
Berita Lainnya
- Bagikan Masker, FPRB Provinsi Riau Ikut Peduli Risiko Karhutla
- Tega... Bayi Mungil Masih Merah Dibuang di Poskamling
- HA IPB Pelalawan Jadi 'Bapak Angkat' Gajah Sumatera
- Draf RTRW Kabupaten Kampar 2011-2031 Perlu Penyempurnaan
- Aprinando Optimistis Maju sebagai Calon Ketua Himarohu
- Tingkatkan Ekspor Pertanian Berstandar, Riau MoU dengan BSIP Kementan RI