MTQ XII Rohil Digelar 16 Mei

BAGANSIAPIAPI (HR)-Pemkab Rokan Hilir menggelar rapat persiapan MTQ XII. Dalam rapat tersebut disepakati, lokasi MTQ di Bagansiapiapi dan digelar pada 16-22 Mei 2105, dengan agenda tambahan pawai taaruf dan bazar dari sejumlah SKPD dan kecamatan.
Rapat digelar, Rabu (8/3) sore kemarin, di aula lantai 4 Kantor bupati, dipimpin Wakil Bupati Erianda, didampingi Kabag Ops Polres Rohil Kompol Rudi A Samosir, Ketua LPTQ Syafrudin, Plt Sekda Surya Arfan, Asis-ten III Ali Aspar.
Nama-nama yang terlibat dalam kepanitiaan dibacakan Plt Sekda Surya Arfan, dan terjadi penambahan beberapa panitia, sesuai kebutuhan yang berkembang.
Peserta rapat yang hadir memberi masukan untuk perbaikan pelaksanaan MTQ, di antaranya Kepala Kemenag, Agustiar menyarankan, untuk honor dewan hakim, dihitung sesuai berapa kali dia bertugas, karena selama ini tidak demikian, padahal, banyak dewan hakim didatangkan dari Provinsi Riau.
Menanggapi saran Agustiar tersebut, Wakil Bupati Erianda akan melaporkannya terlebih dahulu kepada Bupati Suyatno.
Di tempat itu, Plt Sekda Surya Arfan meminta pengamanan lokasi MTQ terutama di bazar diperketat, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, alat-alat yang ada di stan rawan dicuri masyarakat.
Dalam pada itu, Ketua Umum Panitia Pelaksana, Ali Aspar menyarankan agar sejumlah SKPD diberda-yakan untuk hadir menyaksikan MTQ malam hari demi syiar Islam, karena di saat perlombaan, biasanya sepi yang hadir, kecuali pembukaan dan pawai taaruf saja.
Sementara itu, Camat Bangko, Rizalul Fikri mengharapkan pemondokan kafilah dari berbagai kecamatan disediakan tangki air, kipas angin, kasur, bantal, dan apabila selesai acara, diberikan sebagai bonus kepada yang punya rumah, kemudian ditambah uang kebersihan. (adv/humas)
Berita Lainnya
- IKM Disperindag Raih Juara Dua
- 2016, Kemenag Terapkan Sistem Madrasa Online
- Bupati Kuansing Mursini Siap Sukseskan TMMD ke-104 TA 2019
- Pemprov Riau Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
- Naik Rp923 Miliar, Ini Rincian DIPA 2023 Pemprov Riau dan 12 Kabupaten/Kota
- Pembangunan Sapras Pendidikan Mendesak