Pemko akan Tata Daerah Kumuh, Salah Satunya Kawasan Sungai Sago

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan fokus untuk menata kawasan kumuh. Salah satu kawasan yang akan ditata pada tahun depan yakni kawasan di sekitaran aliran Sungai Sago, Kecamatan Senapelan.
Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan bahwa sungai Sago menjadi salah satu fokus pihaknya karena saat ini kondisi sungai ini sudah banyak dialihfungsikan oleh warga. Salah satunya dengan membangun pemukiman di sekitar, bahkan di atas sungai tersebut.
"Jadi kondisinya sekarang ini, Sungai Sago itu seperti botol. Semakin ke hilir semakin kecil, hal inilah yang membuat aliran air menjadi tidak lancar sehingga kerap terjadi banjir di kawasan ini, karena sungai ini juga langsung bermuara ke sungai Siak," katanya, Jumat (30/11/2018).
Untuk menata kawasan tersebut dikatakan Firdaus, pihaknya juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui dana APBN dan pinjaman luar negeri dengan jumlah 1 juta dolar Amerika Serika ditambah Rp 5 miliar dana dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemko Pekanbaru.
"Untuk merealisasikan hal tersebut, kami juga sudah melakukan rapat dengan instansi terkait. Sehingga hari Senin mendatang, sudah bisa kami ekspos kepada pemerintah pusat terkait program prioritas apa yang akan dilaksanakan," ungkapnya.
Pihaknya juga berharap, dengan adanya program tersebut, bisa membuka pola pikir masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Jika Sudah begitu, persoalan-persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan kota yang selama ini selalu menjadi masalah di kota-kota bisa teratasi.
"Seperti yang di sungai Sago itu, yang saat ini garis sepadan sungainya sudah dibangun masyarakat untuk perumahan. Jika masyarakat peduli akan lingkungan nya, tentu hal seperti itu tidak akan terjadi," pungkas dia.
Berita Lainnya
- Petani Okura Binaan PT AA-SMF Berhasil Panen 70 Ton Semangka
- Bertambah 150 Kasus Positif Covid-19 Napi Lapas Klas IIA Pekanbaru
- Pembangunan Pasar Kecamatan Batal
- Suparman Tolak Tiga Calon yang Diajukan Pemprov Riau
- Bangun IPAL dengan Pinjaman Bank Dunia, Dewan: Retribusi Masyarakat untuk Bayar Utang
- Pekan Depan, Mendagri Beri Jawaban