Mendagri Ungkap Sumber Inflasi Tertinggi dari Cabai Merah dan Rawit
Senin, 22 Januari 2018 - 15:24 WIB

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo didampingi Gubernur Riau saat bekunjung ke Pekanbaru beberapa waktu lalu (dok. RMC)
RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, masih ada 21 Kabupaten/Kota yang belum membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Pembentukan TPID ini pun menjadi fokus Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun ini.
"Saya tadi melaporkan atas dorongan menteri ekonomi dan Gubernur BI yang mana Bapak Presiden apresiasi selama tiga tahun terus (inflasi turun), sekarang tinggal 21 Kabupaten/Kota yang belum membentuk TPID," tuturnya usai high level meeting TPIP, di Gedung BI, Jakarta, Senin (22/1/2018).
Menurut dia, untuk menjaga laju inflasi berjalan stabil, harus meredam tingkat inflasi di 541 Kabupaten/Kota. Di mana masih ada 21 kota yang belum memiliki TPID.
"Kami dorong terus karena awal kami sebagai Mendagri belum ada. Setiap tahun meningkat dan sekarang tinggal 21. Mudah-mudahan tahun ini udah selesia semua," tuturnya.
Menurut Tjahjo, pembentukan tim pengendali inflasi di daerah tidak bisa dipaksakan. Namun demikian, pihaknya sudah menyampaikan ke daerah ketika hasil inflasi cukup bagus maka dampak perekonomian juga membaik.
"Saya kira kurang paham ya. Tapi setelah mereka terlibat, paham bahwa masalah perizinan-perizinan dipangkas, masalah PTSP, daerah mulai mengembangkan berasnya. Kemudian masalah cabe, kan orang gak tau bahwa sumber inflasi tertinggi salah satunya cabai merah, cabai rawit disamping beras. Sekarang beras kan mulai bagus," ujarnya.(okz)
Editor: Nandra F Piliang
Berita Lainnya
Berita Terkait
- Kerangka 4K, Kebijakan Pemprov Riau untuk Kendalikan Inflasi 2023
- Riau Creative Hub Diresmikan, Ini Fungsinya
- Satu Genggaman Hanya dengan BRImo, Mudahkan Transkasi Nasabah
- Hadirkan Fasilitas Sauna Nan Modern
- Dampak Covid-19, Pelaku UMKM Mulai Was-Was Gulung Tikar
- BEI Terus Berburu Investor Lokal Baru