Ketua DPRD Minta Perusahaan Bangun Jalan Sendiri

PANGKALAN KERINCI (HR)-Ketua DPRD Pelalawan Nasaruddin menegaskan, agar seluruh perusahaan yang beroperasional di wilayah Kabupaten Pelalawan membuat jalan sendiri untuk dilewati perusahannya. Karena saat ini banyak jalan di Pelalawan yang masih rusak dan berlubang.
"Pengawasan akses jalintim ini adalah domainnya Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan kabupaten. Sebab itu, kepada instansi ini agar melakukan evaluasi terhadap armada perusahaan yang menjadi biang rusaknya jalintim ini," tegas Ketua DPRD Pelalawan Nasaruddin, Selasa (17/2).
Nasar mengatakan lagi, sebaiknya perusahaan yang memiliki armada melebihi tonase dilarang melintas di Jalintim. Karena, akses yang dibangun oleh APBN ini murni peruntukkannya kepada masyarakat, namun kondisinya justru dirusak oleh armada perusahaan.
"Kondisi di lapangan sama-sama kita lihat, bahwa akses selalu cepat rusak. Anehnya, itu disebabkan oleh armada berat perusahaan. Dampak dari jalan rusak itu berujung maut kepada masyarakat pengguna jalan. Kedepannya, saya menyarankan agar perusahaan yang melintasi jalintim ini silahkan membangun jalan baru milik mereka," tegasnya.
Nasar menambahkan, di daerah lain di nusantara seperti Provinsi Kalimantan, perusahaan telah melewati akses milik mereka sendiri, tanpa menumpang jalan yang dibangun oleh Pemerintah.
"Karena, jika akses ini hanya dilewati oleh masyarakat umum, saya yakin daya tahan jalan akan berlangsung lama. Namun, jika perusahaan tetap ngotot melewati akses yang dibiayai oleh pemerintah ini, alamat kondisi Jalintim tidak akan bertahan lama," tutupnya.***
Berita Lainnya
- Bupati Tak Tegas, 17 Kecamatan dan Sejumlah OPD 'Main-Main' Jalankan Tugas
- Polres Kampar Bakti Sosial di Masjid Al-Ikhlas
- Bupati Inhil Pastikan Check Point di Wilayah Perbatasan Berjalan Sesuai Aturan
- Antisipasi Lonjakan Pasien Corona, Pemprov Riau Siapkan 300 Ruang Isolasi
- Sisa 10 Unit, Lelang Mobil Dinas Pemprov Riau Hasilkan Rp1,5 Miliar
- Pembukaan MTQ Bengkalis Meriah, Disaksikan Ribuan Masyarakat