Rumah Nelayan di Pulau Jemur Terancam Abrasi

BAGANSIAPIAPI- Anggota DPRD Rokan Hilir, Murkan Muhammad, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi 15 unit perumahan nelayan yang ada di Kepenghuluan Pulau Jemur, Kabupaten Pasir Limau Kapas.
Pasalnya, rumah yang dibangun Pemerintah Kabupaten Rohil itu terancam hancur diterjang abrasi jika tidak cepat-cepat diberikan perhatian.
“Jaraknya hanya 100 meter dari abrasi, dikhawatirkan akan terkena dampaknya jika tidak cepat-cepat dicarikan solusinya,” ungkap Anggota Komisi B DPRD Rohil ini, Sabtu (28/5).
Politisi Demokrat ini menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Rohil maupun Pemerintah Provinsi Riau, segera mengambil tindakan.
Disarankannya, agar lokasi abrasi itu bisa dibangunkan tanggul sebagai penahan gelombang. “Bangunan pertama yang dibangun Pemkab Rohil sudah ada yang jatuh, termasuk bangunan musala,” ungkap wakil rakyat asal Panipahan ini.
Dia berharap, agar untuk pembangunan tanggul itu bisa dimasukkan kedalam rencana program pembangunan Pemkab Rohil. Sehingga pada pelaksanaan realisasi APBD murni 2017 mendatang bisa segera dibangunkan tanggul. ***
Berita Lainnya
- Udara di Desa Silikuan Hulu Tercemar Diduga Aktivitas Perusahaan Sawit
- Pemkab Rohul Teken MoU dengan LPAI
- Tiga Hari Dirawat di RS, Kondisi Gubri dan Istri Mulai Stabil
- BPCB-Disdik akan Gelar Debat Menggunakan Bahasa Daerah
- LAZNas Chevron Resmikan Sumur ke-36 untuk Warga yang Puluhan Tahun Beli Air
- 6.000 Dosis DHP Bakal Dikirim Kemenkes ke Inhil untuk Tangani Kasus Malaria