Limbah PKS Keluarkan Bau tak Sedap

RENGAT (HR) –Limbah pabrik kelapa sawit milik PT Banyu Bening Utama yang merupakan anak perusahaan Palma Grup mengeluarkan bau tak sedap. Jika musim hujan, aromanya kian menusuk dan meresahkan warga.
“Saat ini sejumlah kolam penampungan limbah di sekitar pabrik terus meluap ke dalam kanal, inilah yang menyebabkan mau tak sedap dan dikhawatirkan, limbah tersebut akan mencemari sungai Indragiri,” kata tokoh pemuda Kuala Cenaku Pian T, Selasa (27/1).
Dikatakan, sejak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) itu dioperasikan, bau tak sedap sudah dirasakan masyarakat di Kecamatan Kuala Cenaku, terutama di sekitar Desa Kuala Mulia, populasi lalat meningkat dan bertambah serta mewabah ke rumah masyarakat. Dampak ini menjadi ancaman berbagai penyakit yang membahayakan.
Sejauh ini belum ada upaya Pemkab, terutama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhu menindak lanjuti masalah dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah PKS milik PT BBU. Menurutnya, hal ini terjadi karena jarak antara PKS dengan jalan raya serta pemukiman masyarakat cukup dekat, satu kilometer dari jalan raya Rengat– Tembilahan serta pemukiman penduduk.
Diungkapkan, sejak cuaca ekstrim, kolam penampungan limbah pabrik meluap ke parit di sekitar lokasi pabrik, sedangkan kanal tetap bermuara pada sungai Indragiri dan aliran sungai lainnya, seperti sungai Batang Cenaku dan anak sungai.
“Atas nama masyarakat, diminta pada Pemkab melalui BLH serta pihak terkait lainnya menindaklanjuti masalah ini secepatnya, sebab masyarakat sudah mengeluh dan khawatir terhadap ancaman berbagai penyakit akibat bau limbah serta wabah lalat,” harapnya. (rez)
Berita Lainnya
- Pokdarwis Tawarkan Paket Wisata Danau PLTA
- 2 Lagi Pasien Sembuh, Pasien Positif Covid-19 di Riau Tinggal 9 Orang
- RSUD Selasih Optimis Tingkatkan PAD Pelalawan
- Peduli Tenaga Medis, RAPP Salurkan Bantuan APD Lewat Pemkab Siak
- Panitia Matangkan Persiapan Pacu Jalur Tingkat Nasional di Teluk Kuantan
- Kepala BPBD Tuding Kabut Asap di Riau Kiriman dari Sumsel dan Jambi