40 Persen Produk Beredar di Indonesia Palsu

JAKARTA (HR)- Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan, 40 persen produk barang yang beredar di Indonesia KW alias palsu dengan kualitas yang kurang baik.
"Itu barang hampir semua 40 persen KW, belum lagi pakaian bekas ilegal," kata Rachmat di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (15/1).
Rachmat menjelaskan, besarnya Indonesia menjadi salah satu penyebab banyaknya produk KW yang masuk pasar-pasar di Indonesia.
"Dirjen bea dan cukai sendiri setengah mati mengawasi, karena pasar yang masuk itu bisa dari mana saja," tambahnya.
Dirinya mengungkapkan, jalur laut merupakan wilayah yang paling sulit untuk dilakukan pengawasan secara mendetail. Oleh karena itu, produk-produk KW ini juga banyak yang masuk Indonesia melalui jalur tersebut.
"Seperti di pelabuhan-pelabuhan kecil itu, dan itu enggak mungkin menaruh polisi sepanjang pantai enggak mungkin, nah itu musti ada caranya, termasuk nanti pembersihan illegal fishing, ini akan memberi dampak pada semuanya nanti," tutupnya.(okz/ara)
Berita Lainnya
- Ternyata Baju Adat Melayu Riau Masuk Dalam Gambar Uang Kertas Rp75.000
- Rantis Maung Prabowo Bidik Pasar Retail, Ini Pesaingnya di Harga Rp400 Juta
- Pelaku Usaha Wajib Ajukan Proposal Kesehatan Selama Pandemi Covid-19
- Obat Mujarab Perkuat Rupiah dengan Mendatangkan Dolar
- BlackBerry dengan OS Android Rilis Akhir 2015
- Pertamina Resmi Luncurkan Elpiji 5,5 Kilogram