Banyak Banjir di Permukiman, Legislator Salahkan Perencanaan dari Kementerian ART/BPN

RIAUMANDIRI.CO - Anggota Komisi II DPR RI Aziz Subekti mengatakan bahwa terdapat analisa yang salah dalam konsep perencanaan dan pembangunan permukiman di Kabupaten Bekasi sehingga menyebabkan banjir yang serius.
“Kebanyakan banjir itu di kawasan permukiman yang baru bukan kawasan penduduk. Berarti ini ada analisa yang salah dalam perencanaan dari kementerian terkait,” katanya Rabu (26/3/2025), pekan lalu.
Menurutnya, penyebab banjir itu terjadi karena kurangnya perencanaan yang rigid dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan kurang memperhatikan ekologi.
“Hal itu diperlukan agar ke depannya daerah ini tidak sembarangan dalam perencanaan dan pembangunan, serta tidak mengikuti kepentingan kapital,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Seharusnya, ia melanjutkan, membangun itu mengikuti kepentingan kawasan pemukiman yang terintegritas dan bisa sustainable, agar tercipta pembangunan yang berkelanjutan.
“Nah terkait pembangunan di daerah itu harus ada masukan dari masyarakat, dari ahli, teknokrat, birokrat dan lainnya semua harus bersama-sama, yang utamanya adalah kepentingan kawasan untuk berkelanjutan bukan untuk kepentingan pemodal,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
- Hadiri Peluncuran Danantara, Puan Berharap Bisa Gerakkan Perekonomian Nasional
- Komisi VII DPR: BSPJI dan BSN Perlu Bersinergi dalam Produk Industri
- Mahasiswa Temui Pansus DPRD Bengkalis Terkait Dana Penanganan Covid-19
- Vespa Model Terbaru Siap Meluncur September ini
- Antisipasi Dampak Konflik Israel-Iran, Ini Saran Ketua Banggar DPR
- Pemerintah Harus Gerak Cepat Atasi Lonjakan Harga Beras