Hadiri Penutupan Retret Kepala Daerah, Ini Kata Prabowo ke Puan
_Puan_Maharani__saat_menghadiri_penutupan_retret__kepala_daerah_yang_digelar_20250303075002_copy_1372x915.jpg)
RIAUMANDIRI.CO - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri acara penutupan retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (28/2/2025). Retret ditutup dengan pengarahan dari Presiden Prabowo Subianto kepada para kepala daerah.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin.
“Semoga seluruh rangkaian acara retret ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam bergotong royong membangun Indonesia,” kata Puan.
Puan lalu mengutip pernyataan Presiden Prabowo yang disampaikan kepadanya bahwa setiap presiden punya peranan dan tantangan sesuai zamannya.
“Menjadi harapan kita bersama bahwa dengan kepemimpinan Pemerintahan Presiden Prabowo, dengan Kabinet Merah Putihnya, akan dapat mengoptimalkan peran pemerintah daerah dalam membangun Indonesia yang semakin sejahtera, adil dan makmur,” ujar politisi PDI-Perjuangan ini.
Puan melanjutkan, setiap pemerintahan memiliki kesempatan untuk menciptakan legacy yang akan dicatat oleh sejarah bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu, ia mengajak Pemerintah, termasuk kepala daerah, untuk menggunakan panggilan sejarah ini.
“Agar kita dapat memberikan manfaat pengabdian kepada tanah air, bangsa, dan negara. Kita mengabdi dengan dedikasi dan kehormatan,” tegas cucu Bung Karno tersebut.
Selesai menghadiri penutupan retret kepala daerah, Puan kemudian menjawab sejumlah pertanyaan dari pewarta. Ia pun mengungkap pesan-pesan yang disampaikan Prabowo kepada para kepala daerah dalam pengarahannya.
“Bapak presiden menyampaikan bahwa setelah kembali ke daerahnya masing-masing, kepala daerah baik gubernur, bupati dan wali kota harus bekerja sama untuk kesejahteraan rakyat,” jelas Puan.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo disebut juga ingin agar bonding yang tercipta antara kepala daerah selama 8 hari mengikuti retret akan membuat mereka memiliki kedekatan. Sehingga, kata Puan, komunikasi antar kepala daerah dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat saat menjalankan tugas.
“Bagaimana mereka bisa berkomunikasi secara informal, bertukar pengalaman dan tentu saja bagaimana menuntaskan semua permasalahan yang ada di daerahnya karena sudah bisa berbagi pengalaman dengan teman-teman kepala daerah dari semua wilayah yang ada di Indonesia,” paparnya.
Puan juga menyebut Presiden Prabowo memberi pesan kepada kepala daerah untuk bisa membantu Pemerintah pusat merealisasikan target-target pembangunan nasional. Oleh karenanya, sinergi antara Pemerintah pusat dan daerah sangat penting.
“Dan target-target yang ada di dalam pemerintahan juga harus bisa dilaksanakan juga oleh seluruh kepala daerah yang ada di semua wilayah untuk bisa disinergikan, kebijakan pemerintah pusat harus bisa disinergikan dengan kebijakan yang ada di daerah,” terang Puan. (*)
Berita Lainnya
- Kamera Digital Canon Pilihan Tertinggi Para Netizen
- Sidang Bersama DPR-DPD RI 2022, Sekjen DPR: Semua Anggota Wajib Tes PCR
- Anis Pesimis Pemerintah Dapat Realisasikan Target RAPBN 2024
- Chairul Anwar: Kurang Bayar DBH Riau Jangan Tertunda Lagi
- Utang Capai Rp8.262 triliun, Politisi PKS Minta Pemerintah Setop Proyek Mercusuar
- Komisi VI DPR Temukan BBM Sulit Didapat dan Banyak Dijual Eceran