Pemprov Riau Gelar Festival Literasi

Pemprov Riau Gelar Festival Literasi

RIAUMANDIRI.CO - Menyemarakkan hari ulang tahun (HUT) ke-67 Provinsi Riau, Dispersip menggelar Festival Literasi, di Perpustakaan Wilayah Soeman HS, Selasa (6/8/2024). Festival ini berlangsung selama 3 hari terhitung dari 6-8 Agustus 2024 dan diikuti oleh 300 peserta.

Festival tersebut dibuka oleh Asisten III Setdaprov Riau, Elly Wardani yang ditandai dengan pemukulan kompang.

Untuk diketahui, Festival Literasiini mengangkat tema "Kolaborasi dan Aksi Literasi Mewujudkan Riau Cerdas Menuju Indonesia Emas".

Kadispersip Riau, Mimi Yuliani menjelaskan, bangsa yang maju adalah literat, dalam artian bangsa yang mempunyai kemampuan dalam mengelola informasi dan pengetahuan.

"Karena begitu pentingnya arti literasi dalam kehidupan, maka literasi perlu kita bunyikan di Bumi Lancang Kuning sebagai keseharian dari kehidupan," jelas Mimi.

"Selain itu, untuk mengaktualisasikannya, Kami Dispersip Riau bersama Forum Taman Bacaan Riau dan seluruh penggiat literasi mengadakan festival seperti ini," ungkapnya.

Dia juga menyampaikan bahwa, peserta yang mengikuti festival ini yang terdiri dari siswa tingkat sekolah dasar, mahasiswa hingga para stakeholder forum taman bacaan masyarakat, serta masyarakat umum. Tentunya kehadiran yang beragam ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan literasi di Provinsi Riau.

"Kegiatan yang kami lakukan pada festival ini ada lomba membaca puisi tingkat SMA, lomba mewarnai tingkat SD, literasi kesehatan, pelatihan public speaking. Lalu, literasi milenial, literasi keluarga, literasi sekolah, donor darah dan pemeriksaan kesehatan serta pameran literasi juga bazar UMKM," ujar Mimi.

Mimi berharap festival literasi yang ia gelar bisa menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan hingga kedepannya semakin besar dan meriah.

Sementara itu, Asisten III Setdaprov Riau Elly Wardani menyatakan, tema yang diusung pada festival literasi ini sungguh tepat dan relevan dengan tantangan serta kebutuhan zaman yang semakin kompleks.

"Literasi bukan lagi hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis dan memanfaatkan informasi sscara efektif dalam kehidupan sehari hari," kata Elly Wardani.

Menurutnya, dalam upaya mewujudkan Riau Cerdas, perlu kolaborasi dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat dunia usaha maupun lembaga pendidikan. "Semua elemen ini harus bersatu padu dan bergerak serentak untuk meningkatkan kualitas literasi masyarakat kita," sebutnya.

Pada kesempatan ini, ia juga menjelaskan, berdasarkan data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), Provinsi Riau masih menghadapi tantangan yang cukup besar.

"Meskipun telah menunjukkan beberapa kemajuan, namun indeks literasi kita masih dibawah rata rata nasional. Hal ini tentu menjadi perhatian kita bersama, mengingat literasi adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan kompetitif," ujar Elly.

"Saya sangat berharap Dispersip Provinsi Riau dapat secara rutin dan berkelanjutan melaksanakan festival Literasi Riau ini bukan hanya sekedar acara seremonial saja, namun harus menjadi momentum untuk terus menggalakkan budaya membaca dan meningkatan kesadaran literasi di masyarakat kita," tandasnya.