1 2 3 4 5

RUBRIK : hukrim

  • Rabu,11 Maret 2015 - 21:28:58 WIB
    Sidang Korupsi dan TPPU BBM PT Lautan Terang
    Penjualan BBM ke LN tidak Dibenarkan

    PEKANBARU (HR)-Sebuah fakta kembali terungkap di persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang penyelewengan bahan bakar minyak yang digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (11/3). Diketahui, penjualan BBM ke luar negeri yang dilakukan kapal dari PT Lautan Terang milik terdakwa Achmad Machbub tidak dibenarkan dan di luar komitmen yang dibuat dengan pihak Pertamina.

     

  • Rabu,11 Maret 2015 - 21:27:58 WIB
    Korupsi Penyimpangan Dana Bansos Kota Dumai
    Vonis Basirun Inkrah

    PEKANBARU (HR)-Upaya hukum kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum terkait vonis terhadap Basirun, salah seorang terdakwa kasus korupsi penyimpangan dana bantuan sosial Kota Dumai, tidak membuahkan hasil. Alhasil, Basirun tetap divonis satu tahun, dan itu telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

     

  • Rabu,11 Maret 2015 - 21:26:56 WIB
    Dugaan Illegal Logging oleh PT SRT
    Polres Pelalawan tak Kunjung Tetapkan Tersangka

    PEKANBARU (HR)-Hingga kini Kepolisian Resort Pelalawan belum juga menetapkan tersangka kasus dugaan ilegal logging milik PT Siak Raya Timber Kabupaten Siak.

     

  • Rabu,11 Maret 2015 - 21:26:05 WIB
    Korupsi Pembangunan Jembatan Pedamaran di Rohil
    Kejati Riau Belum Juga Tetapkan Tersangka Baru

    PEKANBARU (HR)-Hingga saat ini Kejaksaan Tinggi Riau belum merilis tersangka lain yang akan mendampingi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rokan Hilir Ibus Kasri sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam dugaan korupsi pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II di Rohil.

     

  • Rabu,11 Maret 2015 - 09:02:28 WIB
    Dugaan Korupsi lahan Embarkasi Haji
    Giliran Wan Syamsir Yus Dimintai Keterangan

    PEKANBARU (HR)-Proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk lahan embarkasi haji Riau, terus didalami penyidik Kejaksaan Tinggi Riau. Pada Selasa (10/3), giliran mantan Sekdaprov Riau Wan Syamsir Yus yang dimintai keterangannya oleh pihak penyidik.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 21:49:36 WIB
    Berkas Jalani Tahap I
    Mantan Anggota DPRD Riau Diduga Bandar Narkoba

    PEKANBARU (HR)-Kejaksaan Negeri Pekanbaru telah menerima pelimpahan berkas tersangka Ramli FE dan Ningsih yang diduga sebagai bandar narkotika jenis sabu-sabu. Hal tersebut diketahui, dari pasal yang dijeratkan kepada mantan anggota DPRD Riau dan istrinya tersebut.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 21:47:25 WIB
    Bawa 7 Butir Pil Ekstasi
    WNA Ditangkap Bea Cukai

    Pekanbaru (HR)-Lee (28) WNA asal Selangor Malaysia, Kamis (5/3) sekitar pukul 21.00 WIB diamankan pihak Bea Cukai di Bandara Sultan Syarif Kasim II saat baru tiba dari Malaysia. Pelaku diamankan lantaran kedapatan membawa tujuh butir pil ekstasi merk shell.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 21:45:23 WIB
    dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Pedamaran
    Ditanya Anggaran, Plt Sekda Rohil Bungkam

    PEKANBARU (HR)-Salah satu permasalahan dalam dugaan korupsi pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II di Kabupaten Rokan Hilir, yakni terkait penambahan anggaran sekitar Rp250 miliar. Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Rohil M Job Kurniawan memilih bungkam.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 21:44:45 WIB
    Sidang Korupsi Festival Seni di Bengkalis
    Suhaimi Divonis 5 Tahun

    PEKANBARU (HR)-Suhaimi dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi penyelenggaraan Festival Seni SMA/MA dan SMK se-Kabupaten Bengkalis. Tak ayal, pidana penjara selama 5 tahun dijatuhkan kepada pegawai negeri sipil di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 21:42:49 WIB
    Dilawan Korban
    Dua Rampok Nasabah BRI di Pelalawan Diringkus

    PANGKALANKERINCI (HR)-Dua Kawanan rampok berhasil dilumpuhkan setelah membawa kabur uang tunai Rp34 juta setelah diambil di BRI Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci. Peristiwa tersebut terjadi, Senin (10/3) sekira pukul 15.30 WIB.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 08:49:11 WIB
    Da, Tersangka Kurir 980 Butir Pil Ekstasi
    Butuh Uang untuk Buat Skripsi

    PEKANBARU (HR)-Impian Da (22) seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Pekanbaru untuk menyelesaikan kuliahnya, pupus sudah. Itu akibat ulahnya sendiri, yang nekat coba-coba jadi kurir 980 butir pil ekstasi jenis Happy Five. Kini, hanya penyesalan yang bisa dirasakan mahasiwa semester 8 Fakultas Hukum tersebut.

     

  • Selasa,10 Maret 2015 - 08:31:22 WIB
    Dugaan Kredit Fiktif
    2 Mantan Kakanwil BNI Dituntut 16 Tahun

    PEKANBARU (HR)-Dua mantan Kepala Kantor Bank BNI 46 Wilayah Regional Sumatera Barat, masing-masing Achmad Fauzi dan Mulyawarman Muis, dituntut hukuman 16 tahun penjara. Keduanya dinilai bersalah dalam kasus dugaan kredit fiktif di bank tersebut, sehingga mengakibatkan negara dirugikan sebesar Rp40 miliar.

     

  • Senin,09 Maret 2015 - 21:42:44 WIB
    Sidang Korupsi Pengamanan Pemilukada Kampar
    Tanpa Pengacara, Agustian Jalani Sidang Perdana

    PEKANBARU (HR)-Setelah berkas perkaranya diterima pihak pengadilan, akhirnya Agustian yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi pengamanan pemilukada di Kabupaten Kampar tahun 2011 di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin (9/3).

     

  • Senin,09 Maret 2015 - 21:41:38 WIB
    MENYAmAR SEBAGAI PEMBELI
    Polisi Ciduk CM Beserta 50 Gram Sabu

    PEKANBARU (HR)-Sebanyak 50 gram sabu-sabu berhasil disita jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dari tangan tersangka CM alias Ir. Tersangka yang diketahui sebagai pengangguran ini diciduk saat berada di Perumahan Griya Indah Pekanbaru, Sabtu (6/3) sekitar pukul 00.00 WIB.

     

  • Senin,09 Maret 2015 - 21:41:04 WIB
    Sidang Dugaan Penganiayaan
    Terdakwa Nilai Dakwaan JPU tak Cermat

    PEKANBARU (HR)-Terdakwa Khairi Siregar keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum Listya Wahyudi dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru, terkait kasus pengeroyokan yang didakwakan kepadanya. Terdakwa menilai dakwaan jaksa tidak cermat karena banyak kejanggalan. Salah satunya, terkait Visum et Refertum terhadap korban Yusuf di mana dibuat tanggal mundur dari kejadiannya.

     

‹ First<979899100101>Last ›