Tour de Siak 2017 Berlangsung Sukses

Tanggal Galeri : Minggu,03 Desember 2017
RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Event balap sepeda internasional Tour de Siak berlangsung sukses. Dari 3 etape yang diperlombakan, pebalap dari tim BSP Cycling Team yang merupakan jagoan tuan rumah berhasil merebut juara 1 pada kategori General Classification-Poin. Bernard Benyamin Van Aert membawa pulang Green Jersey yang merupakan penghargaan juara pada kategori ini.
 
Sementara pada kategori pebalap terbaik General Classification Individual (Yellow Gersey) dan kategori pebalap Indonesia terbaik General Classification Individual-Indonesia (Red and White Jersey) direbut oleh Aiman Cahyadi, pebalap dari Sapura Cycling Team Malaysia.
 
TdS 2017 diikuti 70 pebalap sepeda dari 14 tim, 8 tim mancanegara dan 6 tim asal Indonesia. Mereka turun menjajal 3 etape yang diperlombakan untuk berebut gelar.
 
Event sport tourism ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, dihadiri Wakil Ketua PB ISSI Tony Subagya, perwakilan UCI, tokoh masyarakat Riau Wan Abu Bakar, dan disaksikan langsung oleh ribuan masyarakat, Selasa malam (28/11/2017). Ditutup secara resmi oleh Bupati Siak H Syamsuar, Jumat malam (1/12/2017) di panggung Siak Bermadah.
 
Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan event ini, seperti Fun Bike diikuti oleh ribuan masyarakat Siak. Mereka mengayuh sepeda bersama dengan para pejabat. Dalam Fun Bike ini dibagikan kupon undian dengan hadiah utama 2 unit sepeda motor matik.
 
Selain Fun Bike, pemerintah menggelar Stan Bazar Ekonomi Kreatif. Bazar ini menjadi ajang bagi para UMKM se-Kabupaten Siak untuk mempromosikan produknya. Produk tersebut dititipkan di 14 stan bazar kecamatan.
 
Panitia juga menggelar lomba fotografi. Peserta bisa mengabadikan seluruh momen TdS 2017. Bagi yang ingin berkompetisi wajib mengirimkan file print foto dan soft copy berbentuk CD kepada panitia.
 
Ikon Wisata
 
Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengapresiasi langkah Pemkab Siak dalam mempertahankan TdS sebagai ikon pariwisata. Menurut Wan Thamrin, Siak merupakan satu-satunya daerah tujuan wisata di Riau. Dengan mempertahankan event balap sepeda internasional ini sebagai ikon wisata, diharapkan ke depan Siak makin terkenal dan ramai dikunjungi.
 
Wakil Ketua PB ISSI Tony Subagya mengapresiasi Pemkab Siak yang telah berupaya memperjuangkan TdS terus digelar. Kini Tour de Siak sudah masuk agenda PB ISSI. 
 
Menurut Tonny Subagya, Tour de Siak sudah layak dikembangkan. Rutenya tidak hanya melintasi jalan wilayah Siak saja. Seperti halnya Tour de Singkarak, melintasi beberapa kabupaten/kota sekitar Danau Singkarak.
 
Sementara Bupati Siak H Syamsuar selaku penggagas event bergengsi ini berjanji akan mengupayakan agar TdS bisa masuk kalender Union Cycliste Internationale (UCI). Hal ini sangat ditunggu-tunggu para rider agar bisa memperebutkan poin UCI. Bersama pengurus PB ISSI, Bupati Siak dua periode ini akan mengupayakan agar tahun depan TdS bisa tercatat di UCI.
 
Pada momen penutupan, Bupati mengucapkan terima kasih kepada UCI, pengurus PB ISSI, panitia serta para ofisial dan atlet yang telah mensukseskan TdS kali ini.
 
Layak UCI
 
Menurut Sondi Sampurno, TdS sudah layak masuk ke kalender UCI, agar para pebalap sepeda makin semangat karena bisa merebutkan poin. "Benar Tour de Siak sudah 5 tahun, tahun depan sudah masanya masuk to point to, masuk UCI. Kami akan mengusahakan, optimis bisa masuk kalender UCI," kata Ketua Bidang Perwasitan PB ISSI Sondi Sampurno.
 
Senada disampaikan oleh Muhammad Imam Arifin, pebalap yang meraih juara etape 3 ini mengaku telah 3 kali mengikuti Tour de Siak. Ia merasa senang, dan berharap ke depan TdS bisa masuk kalender UCI. "Harapannya bisa masuk kalender UCI, minimal to point to lah, agar pebalap semangat mengejar poin UCI," katanya.
 
Ia mengaku lintasan TdS sudah cukup bagus, memenuhi kriteria UCI. Namun soal makanan, ini perlu jadi catatan bagi panitia atau tuan rumah.
 
"Rekomendasinya soal makanan, jangan terlalu pedas, dan jangan pakai penyedap. Itu bisa membuat perut bermasalah mengganggu stamina dan tubuh lemah. Kita terpaksa membawa makanan sendiri," kata Muhamad Imam Arifin. ***
 
 
Editor : Mohd Moralis

Bupati Siak H Syamsuar memberikan sambutan sekaligus menutup TdS 2017.

Bupati Siak H Syamsuar, Wabup H Alfedri, pengurus PB ISSI dan pengurus UCI, foto bersama dengan tim pebalap sepeda yang meraih juara TdS 2017.
Bupati Siak Syamsuar foto bersama dengan para peraih Jersey sebagai pebalap terbaik.

Bupati Siak Syamsuar memasangkan Yellow Jersey kepada pebalap terbaik pada etape pertama.

Para pebalap di Etape III melintasi Jalan Raja Kecik.

Para pebalap TdS 2017 saling beradu kecepatan melintasi jalan Dayun-Siak. Tampak petugas medis siaga di pinggir jalan.
Para pebalap TdS 2017 saling mengejar di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah.

Para pebalap TdS 2017 Etape III menikung dari Jalan Sutomo, belok ke Jalan Raja Kecik. Tampak antusias masyarakat melihat para pebalap.

Pebalap saling kejar mengejar untuk mencapai garis finis.

Penyanyi dangdut junior Lesty DA menyalami penggemarnya saat penutupan TdS Siak 2017 di Panggung Siak Bermadah.
Suasana Fun Bike sempena memeriahkan TdS 2017. Tampak masyarakat antusias mengayuh sepeda.
Wabup Siak H Alfedri foto bersama pebalap BSP, Bernard Benyamin Van Aert, peraih Green Jersey, Aiman Cahyadi pebalap Sapura peraih Red and White Jersey setelah Etape III berakhir.

Wakil Bupati Siak H Alfedri membagikan hadiah utama Fun Bike sempena TdS 2017.

Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim memetik gambus sebagai pertanda dibukanya secara resmi Tour de Siak 2017.