Penyerangan Mapolda Riau, 4 Teroris Tewas dan 1 Polisi Gugur

Penyerangan Mapolda Riau, 4 Teroris Tewas dan 1 Polisi Gugur
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Empat terduga teroris tewas ditembak saat akan melakukan penyerangan di Mapolda Riau di Pekanbaru, Senin (16/5) pagi. Turut menjadi korban, seorang polisi, Ipda Auzar dan dua lainnya mengalami luka.
 
Satu orang pelaku ditembak saat berada di depan gedung Direktorat Intelkam Polda Riau, satu orang ditembak di lobi depan, dua orang lainnya ditembak di gerbang utama Mapolda Riau.
 
Dalam aksinya, terduga teroris membawa senjata tajam. Pakaian yang dikenakan sudah dilengkapi dengan pengamanan di lutut, sarung tangan dan penutup wajah atau sebo.
 
"Polda Riau berhasil menggagalkan aksi teror di Mapolda. Empat pelaku tewas," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, di Mapolda.
 
Para pelaku masuk menggunakan mobil merek Avanza warna putih dengan nomor polisi BM 1129 RQ, dari pintu samping Mapolda Riau Jalan Gajah Mada Pekanbaru. Dengan kecepatan tinggi, mereka memaksa masuk ketika petugas akan menutup sebagian pintu gerbang.
 
Di dalam mobil itu ada beberapa orang pelaku. Sopir mobil kabur. "Mereka masuk ke dan menyerang petugas dengan senjata tajam samurai. Sejumlah barang bukti kita amankan," lanjut Sunarto. 
 
Selain menewaskan empat pelaku, satu polisi tewas dalam penyerangan itu. Korban adalah Ipda Auzar dan dua polisi lainnya mengalami luka, Kompol Farid Abdullah dan Brigadir Jhon Hendrik. 
 
"Kompol Farid mengalami luka bacok di kepala dan Brigadir Jhon mengalami luka bacok di pundak kanan," terang mantan Kabid Humas Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.
 
Tidak hanya itu, dua jurnalis televisi juga mengalami luka tabrak, yakni kameramen MNC TV, Madi dan kameramen TVOne, Rian Rahmat. "Rian mengalami luka di wajah, dan tubuh. Sedangkan Madi lebam di punggung. Mereka semua dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara," imbuh Sunarto.
 
Reporter: Dodi Ferdian
Editor: Nandra F Piliang