Sendratasik FKIP UIR Tampilkan Tarian Batak dan Papua di Pentas Seni Pariwisata

Cetak Selasa,13 Maret 2018 | 21:01:22 WIB
Sendratasik FKIP UIR Tampilkan Tarian Batak dan Papua di Pentas Seni Pariwisata
Ket Foto : Mahasiswa Sendratasik FKIP UIR usai tampil di Pentas Seni dan Budaya Dinas Pariwisata Riau di Purna MTQ Pekanbaru.
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Untuk mengembangkan bakat seni dan kreativitas mahasiswa, Program Studi Sendratasik Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau (UIR) menampilkan tarian Batak dan tarian Papua di Pentas Seni Purna  MTQ Pekanbaru. 
 
Acara yang digelar setiap Sabtu malam oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau itu cukup diminati masyarakat pecinta seni dan budaya.
 
Menurut Wakil Dekan III Muslim S.Kar, dipilihnya tarian Batak dan Papua oleh FKIP UIR di pentas seni ini, karena UIR ingin memberi tahu kepada masyarakat bahwa Prodi Sendratasik tidak hanya mengajari mahasiswa bagaimana menari Melayu, akan tetapi di sini juga diajar tarian Nusantara. 
 
''Ada stigma, di FKIP UIR mahasiswa hanya belajar tari Melayu, padahal tidak demikian adanya. Semua ragam tari kita ajari ke mahasiswa termasuk tarian Batak dan Papua yang kita tampilkan di Pentas Seni Pariwisata Riau,'' kata Muslim di Gedung Rektorat UIR Kampus Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Selasa (13/3/2018) sore.
 
Di pentas seni itu, lanjut Muslim, para seniman muda Prodi Sendratasik FKIP UIR, selain menampilkan tari juga karya musik dari kereativitas garapan mahasiswa. 
 
''Saya menyaksikan sendiri penampilan anak-anak bersama ratusan pencinta seni. Kreatifitas mereka sangat diapresiasi para penonton,'' kata Muslim.
 
Bagi Universitas Islam Riau, tambah Muslim, pentas seni Pariwisata di Purna MTQ Pekanbaru patut diapresiasi. Menurutnya, pentas itu menjadi wadah bagi mahasiswa dan pecinta seni lain mengembangkan potensi bakat seni baik tari, musik maupun lainnya. Dan, ini peluang bagi Prodi Sendratasik untuk berkenalan dengan masyarakat. Pentas yang sama, tambah Dosen UIR ini, juga pernah ditaja Pemerintah Provinsi Riau seperti Pasar Seni Rakyat. Peminatnya cukup banyak. 
 
''UIR berharap muncul pula pentas seni lain di tempat berbeda sehingga potensi seni para seniman muda tersalurkan. Semakin banyak anak-anak tampil semakin tergali bakat seniman mereka, dan itu modal bagi mahasiswa menggapai masa depannya di bidang seni. Kita punya banyak sanggar, salah satunya sanggar tari Selodang. Kita memiliki grup musik antara lain Arecca. Semuanya perlu tempat penyaluran,'' ujar Muslim. (rls)
 
Editor:  Rico Mardianto
 
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...