LSM Bara Api: Kedatangan Presiden Jangan Membebani APBD Rohul

Cetak Rabu,07 Februari 2018 | 21:50:52 WIB
LSM Bara Api: Kedatangan Presiden Jangan Membebani APBD Rohul
Ket Foto : Presiden Joko Widodo dijadwalkan kunjungan kerja ke Rokan Hilir.
RIAUMANDIRI.CO, PASIR PENGARAIAN - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) Rokan Hulu menyambut baik rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Rohul, dengan catatan tidak memberatkan APBD Rohul.
 
Hal itu disampaikan Ketua LSM Bara Api, Hendra Saputra, kepada Riaumandiri.co, Rabu (7/2/2018). Dikatakannya, jika kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut akan membebani APBD Rohul dalam jumlah besar, sebaiknya Pemerintah Kabupaten Rohul merembukkannya dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat untuk sharing bujet.
 
"Kita tahu, kedatangan Pak Jokowi ke Rohul membutuhkan dana besar.  Apabila hal itu dibebankan kepada APBD, kasihan masyarakat. Soalnya pegawai honorer yang bekerja di lingkungan Pemda Rohul sampai hari ini belum gajian. Jadi, kepada Pemrov dan Pemerintah Pusat, mohon pertimbangannya,” pinta Hendra Saputra.
 
D sisi lain, lanjut Hendra, pada prinsipnya LSM Bara Api Rohul mengapresiasi Presiden Joko Widodo atas rencana kedatangannya ke Rohul. Karena, kata dia, kedatangan Presiden ke Rohul, merupakan yang pertama kali.
 
"Intinya, LSM Bara Api tidak menolak kedatangan Bapak Joko Widodo ke Rohul. Tapi, kalau bisa kedatangannya tidak membebani APBD Rohul. Karena APBD Rohul tidak besar dan hanya sekitar Rp1,3 triliun. Justru itu kita minta kepada Pemda, terkait penyambutan Presiden sebaiknya sharing dengan Pemrov dan Pemerintah Pusat,” ucapnya. 
 
Reporter:  Agustian
Editor:  Rico Mardianto
 
 
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Minggu,20 Mei 2018 - 23:05:53 WIB

Pemprov Riau Bayar Single Salary ASN, Maret dan April Digabung

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau akhirnya membayarkan sistem gaji tunggal (single salary system) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau yang pembayarannya digabungkan untuk bulan Maret dan April.