Mayat Rustam Antoni Ditemukan Tersangkut di Dasar Sungai

Jumat,02 Februari 2018 | 15:04:01 WIB
Mayat Rustam Antoni Ditemukan Tersangkut di Dasar Sungai
Ket Foto : Mayat Rustam Antoni di rumah duka Desa Sungai Berebus, Gunung Toar.
RIAUMANDIRI.CO, TELUK KUANTAN - Mayat Rustam Antoni Sikumbang (9), bocah yang masih duduk di kelas 3 SD di Desa Pisang Berebus, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi yang diduga hilang terseret arus sungai, akhirnya ditemukan pamannya, Ijon (35) di dasar Sungai Kuantan. 
 
Polres Kuansing melalui Kasubag Humas, AKP G Lumban Toruan mengatakan, kejadian tersebut terjadi ketika korban pulang dari Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) sekira pukul 16.30 WIB. Ketika itu korban langsung menuju Sungai Kuantan bersama temanya Oot (9) untuk mandi dan bermain.
 
Kata Lumban, saat itu korban sedang buang air besar di Sungai Kuantan, tak lama kemudian Oot kaget karena tidak melihat Rustam lagi. Oot berusaha mencari korban di pinggir sungai, namun tidak ditemukan. Setelah lama mencari namun tidak juga menemukan korban, akhirnya teman korban tersebut melaporkan kepada warga yang ada di pinggir sungai.
 
Setelah dilakukan pencarian, akhirnya sekira pukul 18.15 WIB mayat korban ditemukan oleh Ijon yang tak lain adalah paman korban. Ijon mencari dengan cara menyelam di sekitar tempat korban mandi, dan menemukan kaki korban tersangkut di batang yang tidak jauh dari tempat korban mandi bersama temannya. 
 
"Memang, mayat korban ditemukan oleh pamannya sendiri di dasar sungai pada Kamis (1/2) sekira pukul 18.15 WIB dengan keadaan kaki korban tersangkut di batang kayu," ujarnya kepada Riaumandiri.co, Jumat (2/2/2018).
 
Selanjutnya korban dibawa ke Klinik dr. Wiwik di Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar untuk pemeriksaan. Dokter menyatakan bahwa Rustam sudah meninggal dunia. Jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka di Desa Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar.
 
Reporter:  Suandri
Editor:  Rico Mardianto
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...