Pengendara Motor Perempuan Tewas Tergilas Ban Belakang Mobil Truk

Cetak Senin,29 Januari 2018 | 16:17:33 WIB
Pengendara Motor Perempuan Tewas Tergilas Ban Belakang Mobil Truk
Ket Foto : Jasad pengendara sepeda motor sesaat setelah kecelakaan
RIAUMANDIRI.co, TELUK KUANTAN - Terjadi laka lantas antara mobil truk roda 10 merk Hino jenis tangki tronton warna hijau No.Pol BK 9647 VN dengan kendaraan roda 2 jenis Yamaha Mio warna Hitam No. Pol BM 3250 KS di Jalan Lintas Teluk Kuantan - Kiliran Jao KM 185, Desa Bukit Banjar Padang Kec, Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Senin (29/1/2018).
 
Mobil truk yang dikemudikan oleh Yaroki Napitupulu (63) warga Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Pematang Siantar, kabupaten Simalungun (Sumut) Tampa sengaja menyenggol rmotor  yang dikemudi oleh Dahlia (45) warga Desa Banjar Padang.
 
Kronologis kejadian, setelah 20 meter melewati persimpangan Desa Banjar Padang mobil truk menyenggol sepeda motor yang datang dari arah Desa Sangau menuju Lubuk Jambi.
 
Pada peristiwa ini menyebabkan pengendara motor tergilas oleh ban belakang sebelah kiri mobil truk , yang kemudian mengakibatkan pengendara Dahlia meninggal di tempat.
 
"Laka lantas ini terjadi tadi pagi sekitar pukul 08.40 Wib di Jalan Lintas Teluk Kuantan - Kiliran Jao KM 185 Desa Banjar Padang. Dalam kejadian ini pengendara roda 2 meninggal dunia," ujar Kasubag Humas Polres Kuansing, AKP G. Lumban Toruan kepada Riaumandiri.co, Senin (29/1/2018).
 
Reporter: Suandri
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Senin,21 Mei 2018 - 09:35:01 WIB

Bos LG Group Tutup Usia

RIAUMANDIRI.CO, SEOUL - CEO LG Group, Koo Bon-moo, meninggal dunia di usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama satu tahun. Selama setahun, Koo telah menjalani berbagai operasi, tetapi seorang sumber enggan menyebutkan penyakit yang diderita oleh pebisnis tersebut.

Senin,21 Mei 2018 - 08:11:17 WIB

Gerakan Reformasi, Pemilu dan Pilkada

Memori gerakan mahasiswa 1998 mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa Indonesia menjatuhkan rezin Orde Baru dengan berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun, sejak keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga 1998. Tepatnya 20 tahun yang lalu, pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998, ribuan masa menduduki gedung DPR/MPR meneriakkan yel-yel dan orasi yang meminta Soeharto turun. Pada hari yang sama, pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan dirinya berhenti dari jabatannya sebagai presiden dan Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wakil presiden mengantikannya sebagai presiden.