Berkantor di Kampar, Bupati Minta BBPJN Bersinergi Bangun Infrastruktur

Cetak Sabtu,27 Januari 2018 | 00:27:22 WIB
Berkantor di Kampar, Bupati Minta BBPJN Bersinergi Bangun Infrastruktur
Ket Foto : BUPATI Kampar H. Azis Zaenal bersama Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto dan jajaran melakukan penekanan tombol membuka tirai penutup nama Satker
RIAUMANDIRI.CO, SIAK HULU - Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga satuan kerja Provinsi Riau, meresmikan kantor yang berlokasi di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu - Kabupaten Kampar, Jumat (26/1).
 
Bupati Kampar, Azis Zaenal yang hadir pada peresmian tersebut mengaku senang dan berterima kasih dengan dibangunnya kantor BBPJN tersebut.
 
"Karena bagaimanapun akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi Kabupaten Kampar. Saat ini pelayanan di bidang infrastruktur yang diberikan oleh PU sungguh sangat luar biasa, apalagi menggunakan sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional. Untuk itu saya sangat berharap PU Kabupaten dan provinsi bisa bersinergi dengan BBPJN menggunakan dana APBN untuk membangun jalan-jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten agar pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kampar bisa berkembang pesat," harap Azis
 
BBPJN yang diresmikan langsung oleh Direktur Jendral PUPR, Aris Setiaji tersebut terdiri dari tiga satuan kerja, antara lain Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN), Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Indonesia, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah II yang dipimpin oleh Paul Hamid Halangoan.
 
Reporter: Ari Amrizal
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Senin,21 Mei 2018 - 09:35:01 WIB

Bos LG Group Tutup Usia

RIAUMANDIRI.CO, SEOUL - CEO LG Group, Koo Bon-moo, meninggal dunia di usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama satu tahun. Selama setahun, Koo telah menjalani berbagai operasi, tetapi seorang sumber enggan menyebutkan penyakit yang diderita oleh pebisnis tersebut.

Senin,21 Mei 2018 - 08:11:17 WIB

Gerakan Reformasi, Pemilu dan Pilkada

Memori gerakan mahasiswa 1998 mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa Indonesia menjatuhkan rezin Orde Baru dengan berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun, sejak keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga 1998. Tepatnya 20 tahun yang lalu, pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998, ribuan masa menduduki gedung DPR/MPR meneriakkan yel-yel dan orasi yang meminta Soeharto turun. Pada hari yang sama, pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan dirinya berhenti dari jabatannya sebagai presiden dan Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wakil presiden mengantikannya sebagai presiden.