Bupati Inhil Hadiri Haul Jamak Sekampung di Desa Tempuling

Cetak Selasa,23 Januari 2018 | 15:43:45 WIB
Bupati Inhil Hadiri Haul Jamak Sekampung di Desa Tempuling
Ket Foto : HM Wardan Hadiri Haul Jamak Sekampung di Desa Tempuling
RIAUMANDIRI.CO, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menghadiri kegiatan Haul Jamak Sekampung di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Selasa (23/1/18).
 
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Muttaqin Desa Mumpa ini dihadiri juga Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Ahmad Hijazi, Kepala OPD, pejabat Pemkab Inhil, Ketua PC Muslimat Nahdatul Ulama Inhil Hj Zulaikhah Wardan, tokoh dan masyarakat setempat.
 
"Saya memberikan apresiasi atas pelaksanaan Haul Jamak Sekampung ini, semoga kegiatan bagi mendoakan keluarga yang sudah mendahului kita ini mendapat berkah dan rahmat Allah SWT," ungkapnya.
 
Bupati merasa bangga karena setiap iven kegiatan keagamaan seperti ini selalu ramai didatangi jamaah. Dibandingkan, daerah lain di Provinsi Riau, di Kabupaten Inhil kegiatan keagamaan seperti ini selalu ramai.
 
Hal ini tentu saja sejalan dengan program pembangunan Pemkab Inhil di bidang non fisik, yakni Gerakan Maghrib Mengaji, Gerakan Shalat Subuh Berjamaah dan kegiatan yang bernuansa keagamaan lainnya.
 
"Ini merupakan satu kekuatan bagi kita untuk melakukan pembangunan daerah yang lebih baik lagi," katanya.
 
Untuk diketahui, kegiatan Haul Jamak Sekampung ini diadakan tiap tahun dan menjadi momen pulang kampung bagi warga Desa Mumpa yang berada di perantauan.(adv/gus)
 
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Senin,21 Mei 2018 - 09:35:01 WIB

Bos LG Group Tutup Usia

RIAUMANDIRI.CO, SEOUL - CEO LG Group, Koo Bon-moo, meninggal dunia di usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama satu tahun. Selama setahun, Koo telah menjalani berbagai operasi, tetapi seorang sumber enggan menyebutkan penyakit yang diderita oleh pebisnis tersebut.

Senin,21 Mei 2018 - 08:11:17 WIB

Gerakan Reformasi, Pemilu dan Pilkada

Memori gerakan mahasiswa 1998 mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa Indonesia menjatuhkan rezin Orde Baru dengan berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun, sejak keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga 1998. Tepatnya 20 tahun yang lalu, pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998, ribuan masa menduduki gedung DPR/MPR meneriakkan yel-yel dan orasi yang meminta Soeharto turun. Pada hari yang sama, pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan dirinya berhenti dari jabatannya sebagai presiden dan Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wakil presiden mengantikannya sebagai presiden.