Terima Pendaftaran Paslon, KPU Riau Siapkan Prosesi Bernuansa Melayu Nan Kental

Sabtu,06 Januari 2018 | 22:18:58 WIB
Terima Pendaftaran Paslon, KPU Riau Siapkan Prosesi Bernuansa Melayu Nan Kental
Ket Foto : Ketua KPU Riau Nurhamin (kanan) didampingi anggota KPU Riau, Abdul Hamid dan Sri Rukmini, meninjau ruangan pendaftaran paslon yang sudah terpasang pelaminan Melayu. (Foto: RMC/Moralis)
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Mulai Senin lusa hingga Rabu (8-10/2018), tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 memasuki masa pendaftaran pasangan calon. Namun kali ini suasana berbeda akan terlihat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau saat prosesi pendaftaran nanti.
 
Menurut Ketua KPU Riau, Nurhamin, pihaknya telah menyiapkan acara penyambutan pasangan calon dengan suasana dan prosesi yang kental dengan nuansa budaya Melayu.
 
"Ini sudah menjadi komitmen dari KPU Riau untuk mengangkat khasanah budaya Melayu dalam tahapan Pilgubri ini. Tagline KPU Riau pun "Berpantun" (Bersih, Partisipan, Adil dan Santun)," ujar Nurhamin yang didampingi anggota KPU Riau Abdul Hamid saat memberi keterangan pers di Kantor KPU Riau, Jl Gajah Mada, Pekanbaru, Sabtu (6/1/2018).
 
Dijelaskan Nurhamin, semua prosesi saat pendaftaran pasangan calon (paslon) nanti sudah disiapkan dengan matang, mulai dari penyambutan kedatangan paslon dan pengurus partai politik pengusung hingga saat akad pendaftaran dan penyerahan berkas paslon di ruangan lantai 2 KPU Riau. 
 
"Saat di gerbang masuk Kantor KPU rombongan paslon dan parpol pengusung disambut dengan kompang, pencak silat, berpantun dan dilanjutkan memasuki ruangan di lantai 2 KPU. Di sini (ruangan tempat pendaftaran paslon, red), ada yang berbeda dibanding Pilkada sebelumnya, kita menyiapkan pelaminan Melayu, lengkap dengan aksesorisnya. Paslon akan duduk seperti layaknya pengantin. Akad yang akan dibacakan saat penyerahan berkas paslon pun sudah kita siapkan dengan detail. Kalau dari simulasi yang kita lakukan, prosesi dari awal sampai akhir akan memakan waktu lebih kurang setengah jam," papar Nurhamin. 
 
Dalam melayani paslon dan parpol, katanya, KPU akan memperlakukan setiap pasangan calon dengan equal atau setara. "Tidak ada yang dibeda-bedakan. Ini prinsip demokrasi. Hal ini sudah kita sampaikan kepada seluruh pegawai KPU agar paslon dan parpol dilayani dengan setara. Cara senyum pun harus sama kepada setiap paslon dan parpol," ujarnya lagi.
 
Selain itu, kata Nurhamin, sebelumnya KPU sudah melakukan sosialisasi Peraturan KPU terkait tahapan pendaftaran calon ini dengan mengundang parpol, Forkopimda, Polri, TNI, tim kesehatan (RSUD, IDI), seperti cara mengisi formulir, berita acara, dan menghitung jumlah kursi dukungan.
 
"Kita tidak mau merugikan parpol dan calon. Antisipasi telah kita lakukan agar tidak menimbulkan tafsiran yang bermacam-macam. Bahkan KPU juga membuka ruang konsultasi bagi parpol terkait proses dan entry data pendaftaran di KPU hingga Ahad besok," katanya. 
 
Anggota KPU Riau, Abdul Hamid menambahkan, untuk hari pertama pendaftaran pada Senin (8/1/2018), direncanakan dua paslon akan mendaftar ke KPU Riau, yakni pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno pada pukul 08.30 WIB dan paslon Syamsuar-Edy Nasution pada pukul 10.00 WIB.
 
"Agar tidak terjadi bentrok jadwal antara pendaftar yang pertama dengan yang kedua, KPU melakukan simulasi prosesi pendaftaran mulai dari kedatangan di pintu gerbang KPU hingga selesainya prosesi pendaftaran," ujar Hamid seraya mengatakan, untuk pengamanan KPU sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.
 
Perhelatan demokrasi terbesar di Riau ini akan memasuki tahapan puncak atau pemungutan suara pada Rabu, 27 Juni 2018 mendatang. ***
 
 
Reporter : Mohd Moralis
Editor      : Rico Mardianto
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,22 Januari 2018 - 22:24:03 WIB

Baru Dikeluarkan, Poniman Kembali Ditangkap Polresta Pekanbaru

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Poniman (46) tidak dapat menikmati 'kemenangan' pasca dikeluarkan Jaksa dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Pekanbaru pascaputusan hakim yang menerima eksepsinya. Baru beberapa menit menghirup udara bebas, pesakitan kasus dugaan pemalsuan SKGR lahan di Jalan Pramuka Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru itu, kembali ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru.