Jalan Menuju Candi Muara Takus Kembali Longsor, Perbaikan Tunggu Proses Lelang

Selasa,02 Januari 2018 | 17:45:52 WIB
Jalan Menuju Candi Muara Takus Kembali Longsor, Perbaikan Tunggu Proses Lelang
Ket Foto : KONDISI Badan jalan yang longsor di daerah Desa Pongkai Istiqomah, Kecamatan XIII Koto Kampar beberapa waktu lalu (dok. RMC)
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Hujan lebat yang masih melanda sebagian besar wilayah Riau, kembali menyebabkan jalan longsor di jalan menuju Candi Muara Takus, tepatnya di Kelurahan Batu Besurat, Kabupaten Kampar. Terdapat beberapa titik jalan longsor sepanjang 25 meter, badan jalan hancur karena tanah sebagai tempat dudukan aspal longsor akibat terkikis air.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Dadang Purwanto, membenarkan adanya jalan longsor di beberapa titik menuju Candi Muara Takus. Jalan tersebut merupakan jalan Provinsi yang dikerjakan sejak tahun 2016 lalu. Namun, akibat hujan deras beberapa ruas jalan kembali longsor.
 
"Ada empat titik lokasi longsor, 25 m, 35 m, 20 m dan 20 m. Sekarang ini untuk sementara kita beri rambu dan untuk fungsional saja, agar masyarakat tau," ujar Dadang kepada Riaumandiri.co, Selasa (2/1).
 
Dijelaskan Dadang, untuk perbaikan jalan seperti semula, saat ini Pemprov Riau sedang menjalani proses lelang. Karena menurutnya, untuk pembangunan jalan menuju candi Muara Takus sudah dimasukkan di APBD murni 2018, seperti yang telah diberitakan sebelumnya.
 
"Perbaikan untuk pengembalian seperti semula sedang kita lelangkan Januari ini. Sesuai dengan anggaran yang telah disediakan di APBD 2018," jelasnya.
 
Untuk diketahui, jalan Provinsi di daerah tersebut dibangun sejak tahun 2016, sepanjang 4,75 km, dengan anggaran sebesar Rp22 miliar. Paket kegiatan peningkatan jalan tersebut, dikerjakan oleh kontraktor PT. PEBANA ADI SARANA. Nilai kontrak Rp44 miliar, dengan tanggal kontrak 11 april 2016. Panjang pekerjaan 9,08 km (sta 7+000 s/d 16+082) Tanggal PHO 14 desember 2017.
 
Untuk tahun 2017 kembali dianggarkan anggaran untuk kelanjutan pembangunan jalan tersebut sepanjang 4,75 km dengan anggaran yang sama, Rp 22 miliar.  Dan tahun 2018 kembali dianggaran sebesar Rp12,5 miliar dengan panjang 2,5 km.
 
Sebelum beberapa bahu jalan longsor, juga terjadi jalan longsor akibat terseret arus air mingggu lalu. Dan jalan putus tersebut saat ini sudah diperbaiki dan bisa dijalani kendaraan. Sedangkan jalan longsor yang ada di empat titik ini belum bisa diperbaiki karena masih menunggu proses lelang. Pengendara diminta berhati-hati di jalan yang longsor tersebut. 
 
Reporter: Nurmadi
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR