Ustaz Somad, dari Batal Ceramah Hingga Ajak Muliakan Tamu

Cetak Jumat,29 Desember 2017 | 09:51:38 WIB
Ustaz Somad, dari Batal Ceramah Hingga Ajak Muliakan Tamu
Ket Foto : Ustad Abdul Somad (kedua kanan) usai menyampaikan ceramah di Gedung Sarana Jaya, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (28/12/2017).
RIAUMANDIRI.CO - Dai kondang Ustaz Abdul Somad mendadak batal mengisi ceramah agama di Masjid Nurul Falah PLN Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017). Ustaz Somad seharusnya mengisi ceramah di masjid tersebut pukul 11.30-13.30 WIB, namun hingga pukul 12.00 WIB Ustaz Somad belum datang.
 
Ratusan jamaah sudah berdatangan ke lokasi pengajian. Namun, sesampainya di masjid tak ada tanda-tanda bahwa akan digelar pengajian.
 
Tenda berwarna putih yang terpasang di area masjid di bongkar. Jamaah menerima informasi bahwa pengajian dibatalkan.
 
Panitia penyelenggara pengajian Ustaz Abdul Somad di Masjid Nurul Falah komplek PLN Disjaya, Gambir Jakarta pusat meminta maaf kepada Ustaz Abdul Somad dan juga jamaah setelah acara pengajian pada Kamis (28/12/2017) batal dilaksanakan di Masjid Komplek PLN Disjaya. Panitia beralasan pembatalan ini terkait soal daya tampung masjid yang tak mencukupi.
 
Ketua Panitia Penyelenggara, M Ismed Suryanegara dalam konferensi persnya di kantor PLN Disjaya mengungkapkan kegiatan ini sebenarnya sudah dipersiapkan sekitar dua bulan lalu. Panitia pun sudah menyepakati pelaksanaannya mengundang Ustaz Abdul Somad.
 
Namun karena informasi yang sampai kepada masyarakat melalui media sosial, spanduk dan masjid sangat viral sekali, timbul kekhawatiran kalau nanti jamaah membludak. 
 
"Perkiraan awal sampai 3.000 jamaah, tapi karena viral diperkirakan sampai 5.000 jamaah. Kalau mencapai 5.000 kami berpandangan tempat ruangan masjid dan parkir terbatas. Kapasitas bisa menampung paling banyak 2.000 orang," ungkapnya kepada Republika.co.id, Kamis (28/12/2017).
 
Dengan membludaknya jamaah, fasilitas serta sarana lain seperti air juga terbatas. Sehingga ia mengaku berusaha mengomunikasikan hal itu ke manajemen Ustaz Abdul Somad. "Kita coba alihkan ke Istiqlal," terangnya.
 
Rabu (27/12/2017) malam, pihaknya sudah mengurus pemindahan itu ke Masjid Istiqlal. Pada Kamis (28/12/2017) pagi Masjid Istiqlal mengonfirmasi masjid bisa digunakan. 
 
"Sayangnya, dari tim manajemen Ustaz Abdul Somad ada pertimbangan lain. Sehingga pengalihan ini tidak bisa dilakukan," kata Ismed.
 
Dengan pertimbangan itu, hanya ada dua alternatif, yakni pengajian diteruskan di PLN atau dibatalkan. "Sehingga saya selaku ketua penyelenggara yang juga merangkap ketua Masjid Nurul Falah, memutuskan sementara ditunda," katanya menambahkan.
 
Untuk menghindari kekecewaan, panitia juga memberikan informasi kepada jamaah yang hadir jadwal Ustaz Abdul Somad yang ada di DKI dan Tangerang. Karena dijadwalkan ada lima tempat di DKI dan Tangerang selain di Masjid Nurul Falah PLN Disjaya, yang bisa memungkinkan jamaah untuk menghadiri langsung ceramah atau tausyiah dari Ustaz Abdul Somad. 
 
Muliakan Tamu
 
Siang harinya, Ustaz Somad mengisi dakwah di Tangerang. Kehadiran Ustaz Abdul Somad di Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, ini disambut meriah oleh warga di sana. Kedatangan Ustaz Somad dalam rangka Safari Dakwah dihadiri oleh ratusan warga.
 
Lapangan di dekat Masjid Nurul Ikhlas Yayasan Annajiyah, Tangerang Selatan disulap dengan tambahan panggung dan tenda besar. Di depan panggung dibentang karpet-karpet yang menjadi alas duduk bagi jamaah yang akan mendengarkan dakwah dari ustaz kondang asal Riau ini.
 
Sejak pukul 14.00 WIB warga di sekitar masjid berbondong-bondong mendatangi lapangan tersebut. Acara yang ditujukan untuk memperingati Maulid Nabi itu bertambah meriah dengan kehadiran sosok Ustaz Abdul Somad.
 
Dakwah yang akan dilakukan oleh Ustaz Somad dijadwalkan dimulai pukul 15.30 WIB. Namun sebelumnya pihak panitia menyiapkan beberapa hiburan dan dakwah pembuka yang berasal dari warga Pondok Karya sendiri.
 
Tepat pukul 15.30 WIB Ustaz Somad hadir ditengah-tengah warga dengan menggunakan baju koko berwarna putih, peci hitam, dan sorban berwarna hijau. Dengan suara yang gagah beliau menyapa semua jamaah yang hadir.
 
Dalam agenda yang dilakukan di Masjid tersebut Ustaz Somad membawakan dakwah dengan tema 'Meraih Kebahagiaan dengan Menjalankan Sunah Rasul'. Maka pertama-tama Ustaz Somad menjelaskan apa yang dimaksud dengan sunah.
 
"Sunah itu adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh Rasul secara terus-menerus. Seperti contohnya kalau Ibu-ibu mau datang ke pengajian harus pakai lipstik, kalau itu dilakukan secara terus-menerus akan menjadi sunah. Tapi namanya sunah ibu-ibu," ujar Ustaz Somad membuka dakwahnya di Masjid Nurul Ikhlas, Tangerang Selatan, Kamis (28/12/2017).
 
Ustaz Somad kemudian menjabarkan beberapa sunah yang ada di antaranya sunah memuliakan tamu, sunah menutup aurat, sunah shalat berjamaah bagi laki-laki, dan sunah memakai wewangian.
 
Ustaz kemudian menjelaskan bahwa aurat wanita dimulai dari ujung kepala hingga ujung kaki kecuali telapak tangan dan punggung tangan serta wajah. Sementara untuk laki-laki dimulai dari pusar hingga lutut.
 
"Untuk perempuan itu sunah untuk menggunakan wewangian, karena Nabi tidak suka bau yang tidak sedap. Cukup wewangian yang menutupi bau tidak sedap. Tidak perlu memakai parfum yang sampai jarak satu kilo bisa tercium baunya," ujar Ustaz Somad.
 
Dakwah yang dilakukan oleh Ustaz Somad berlangsung selama dua jam dan diakhiri dengan doa bersama. Sebelumnya panitia mengagendakan ada tanya jawab namun terpaksa dibatalkan karena keterbatasan waktu.
 
Ustaz Somad sendiri untuk hari Kamis (28/12/2017) memiliki tiga jadwal untuk safari Dakwahnya. Hari Jumat (29/12/2017) ini ustaz kondang tersebut memiliki jadwal dua lokasi dakwah yang dimulai dengan Kajian Subuh di Pondok Pesantren Al-Quraniyah, Tangerang Selatan.
 
Beberapa warga terlihat antusias mendengarkan ceramah dari Ustaz Somad. Salah satunya Indah (32) yang menyatakan dirinya merasa bersemangat untuk datang ke acara hari ini. 
 
"Seneng bisa ngeliat Ustaz Somad, bisa denger ceramahnya. Apalagi Ustaz Somad kan terkenal. Dakwahnya juga pas nggak berlebihan," ujar Indah.
 
Warga lainnya yaitu Ida (37) juga menyatakan bahwa dakwah Ustaz Somad mudah dimengerti karena menggunakan bahasa sehari-hari. Selain itu Ustaz Somad sering menyelipkan candaan yang membuat orang-orang tidak merasa bosan. ***
 
 
Sumber: Republika.co.id
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...