57 Orang Meninggal di Bengkalis Akibat HIV/AIDS

Rabu,27 Desember 2017 | 16:33:15 WIB
57 Orang Meninggal di Bengkalis Akibat HIV/AIDS
Ket Foto : Ilustrasi pendirita AIDS
RIAUMANDIRI.CO, BENGKALIS  -Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bengkalis mencatat 57 orang warga Bengkalis meninggal akibat virus HIV/AIDS dalam kurun waktu Januari 2010 hingga Oktober 2017. Khusus untuk tahun ini, 7 orang yang meninggal.
 
Dari data itu, Kecamatan Mandau terbanyak yakni 27 orang. Disusul Pinggir 9 orang, Rupat Utara 8 orang, Bengkalis 6 orang, Rupat 4 orang dan sumber lain 7 orang. Sementara tiga kecamatan lain Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil nihil. 
 
Sekretaris KPA Kabupaten Bengkalis, Ismail Mahyudin mengungkapkan, angka kematian akibat HIV/AIDS itu berdasar data yang didapat pihaknya dari sejumlah sumber.  
 
"Jumlah kasus HIV dan AIDS itu dari tahun 2010 sampai 2017 tercatat 470 orang, 57 diantaranya meninggal dunia. Khusus tahun 2017 ini ada 7 orang meninggal, Bengkalis 1 Mandau 6 orang, seluruhnya laki-laki," jelasnya, Rabu (27/12/2017).  
 
Disebutkan Ismail Mahyudin, kasus HIV/AIDS cenderung meningkat di Bengkalis. Penyakit ini katanya, seperti fenomena gunung es. "100 orang misalnya yang tidak terdata menyebar ke orang yang tidak kita ketahui. Ditambah penderita tertutup tidak mau berkonsultasi," katanya.  
 
Guna menekan angka HIV/AIDS terus meningkat, KPA berencana akan gencar melakukan sosialisasi tahun 2018 mendatang. Selain itu, KPA akan membentuk relawan di setiap desa.
 
Reporter: Usman
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,22 Januari 2018 - 22:24:03 WIB

Baru Dikeluarkan, Poniman Kembali Ditangkap Polresta Pekanbaru

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Poniman (46) tidak dapat menikmati 'kemenangan' pasca dikeluarkan Jaksa dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Pekanbaru pascaputusan hakim yang menerima eksepsinya. Baru beberapa menit menghirup udara bebas, pesakitan kasus dugaan pemalsuan SKGR lahan di Jalan Pramuka Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru itu, kembali ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru.