Pemkab Kuansing Taja Focus Group Discussion

Cetak Rabu,13 Desember 2017 | 19:30:46 WIB
Pemkab Kuansing Taja Focus Group Discussion
Ket Foto : Bupati Kuansing, H Mursini, memberikan sambutan dalam kegiatan FGD. (Foto: RMC/Suandri)
RIAUMANDIRI.CO, TELUK KUANTAN - Demi tercapainya visi dan misi pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati, Mursini-Halim, maka Pemerintahan Kabupaten Kuansing mengadakan kegiatan desiminasi program kerja Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yang berbentuk Focus Group Discussion (FGD).
 
Kegiatan yang mengambil tema "Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Kuansing yang Unggul, Sejahtera dan Agamis di Provinsi Riau Tahun 2021" ini ditaja di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (13/12/2017).
 
Bupati Kuansing, H Mursini dalam sambutannya mengatakan, pemerintahan Mursini-Halim mengingikan Kabupaten Kuansing menjadi kabupaten yang unggul, sejahtera dan agamis.
 
"Pemerintahan Mursini-Halim sangat menginginkan kabupaten tercinta kita ini menjadi kabupaten yang unggul di segala bidang, mensejahterakan masyarakat Kuansing, dan agamis," ujar Bupati kepada riaumandiri.co, Rabu (13/12/2017).
 
Selain itu, Pemerintahan Kabupaten Kuansing, kata Bupati, juga ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan pelayanan publik yang prima. Dan juga meningkatkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif.
 
Kemudian, Pemkab Kuansing juga ingin mengembangkan perekonomian masyarakat yang mandiri, meningkatkan tata kelola sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan suasana kehidupan yang agamis.
 
Sementara, Wakil Bupati Kuansing, H Halim, mengatakan, selama satu setengah tahun pemerintahan Mursini-Halim, ia belum puas dengan kinerja-kinerja dari beberapa OPD. 
 
"Untuk itu saya berharap kepada Bupati, H Mursini untuk bertindak tegas terhadap kepala OPD yang tidak dapat berkerja dengan maksimal. Dan kalau mereka tidak mampu, diganti saja," ucapnya.
 
Tampak hadir dalam FGD ini, Sekda Kuansing, seluruh OPD Kabupaten Kuansing, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus KNPI Kabupaten Kuansing. ***
 
 
Reporter : Suandri
Editor      : Mohd Moralis
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Senin,21 Mei 2018 - 09:35:01 WIB

Bos LG Group Tutup Usia

RIAUMANDIRI.CO, SEOUL - CEO LG Group, Koo Bon-moo, meninggal dunia di usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama satu tahun. Selama setahun, Koo telah menjalani berbagai operasi, tetapi seorang sumber enggan menyebutkan penyakit yang diderita oleh pebisnis tersebut.

Senin,21 Mei 2018 - 08:11:17 WIB

Gerakan Reformasi, Pemilu dan Pilkada

Memori gerakan mahasiswa 1998 mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa Indonesia menjatuhkan rezin Orde Baru dengan berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun, sejak keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga 1998. Tepatnya 20 tahun yang lalu, pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998, ribuan masa menduduki gedung DPR/MPR meneriakkan yel-yel dan orasi yang meminta Soeharto turun. Pada hari yang sama, pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan dirinya berhenti dari jabatannya sebagai presiden dan Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wakil presiden mengantikannya sebagai presiden.