SDN 12 Wakili Bengkalis Ikuti Adiwiyata Nasional

Selasa,05 Desember 2017 | 17:56:40 WIB
SDN 12 Wakili Bengkalis Ikuti Adiwiyata Nasional
Ket Foto : SDN 12 Bengkalis saat menerima Penghargaan Kebersihan Tahun 2016 silam.
RIAUMANDIRI.CO, BENGKALIS - SD Negeri 12 Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, menjadi satu-satunya SD yang mewakili Kabupaten Bengkalis mengikuti seleksi Adiwaiyata tingkat nasional. Kendati untuk meraih penghargaan Adiwiyata Nasional itu tidak mudah, namu keluarga besar SDN 12 yakin mereka bakal terpilih.
 
Kepala SDN 12 Rimba Sekampung, Hj Helmiwati, ditemui Selasa (5/12/2017) mengatakan, pihaknya baru-baru ini kedatangan tim penilai dari Jakarta dan Pekanbaru. Tim tidak hanya menilai hal-hal yang berkaitan dengan kondisi fisik sekolah dan lainnya, tapi juga menilai materi pembelaaran yang berkaitan dengan lingkungan hidup.
 
“Kalau untuk fisik insya Allah kita sudah sangat layak yang mendapatkan penghargaan adiwiyata nasional, tapi ada item-item lain yang menjadi penilaian, seperi materi pembelajaran kita. Apakah ada materi yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan hal-hal lain yang berkaitan dengannya,” ujar Helmiwati.
 
Tidak hanya itu, tim juga melakukan wawancara kepada sejumlah siswa, tentang pengetahuan dan penguasaan mereka tentang lingkungan hidup dan lainnya,”Kalau hanya kondisi fisik itu mudah, tapi bagaimana siswa juga memahami dan membudayakan diri terhadap penjagaan lingkungan, berperilaku sopan dan lainnya, itu juga menjadi syarat untuk memproleh penghargaan tingkat nasional ini,” imbuh Helmiwati.
 
Berlatar belakang sekolah Inpres, berdinding papan dan agak kurang dipandang, kini SD di jalan Subroto gang Sahabat itu menjelma menjadi salah satu sekolah favorit di Bengkalis. Berkat tangan sejuk kepala sekolah dan para majlis guru, SD 12 memperoleh penghargaan adiwiyata provinsi dan kini bertarung untuk merebutkan adiwiyata nasional.
 
Hanya sayang kata Helmiwati, saat ini SD 12 masih kekurangan ruang belajar. Akibatnya sejumlah siswa terpaksa bergantian menggunakan ruang belajar. Ada yang masuk pagi ada pula yang masuk siang.
 
“Kami sudah berkali-kali memohon dan mengusulkan penambahan ruang belajar, namun belum berhasil. Kami juga tidak tahu apakah tahun 2018 nanti akan ada penambahan ruang belajar. Mudah-mudahan ada tambahan dan insyaallah akan kami ‘solek’ sekolah ini menjadi lebih baik,” ujarnya. ***
 
 
Reporter : Usman Malik
Editor       : Mohd Moralis
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR