Warga Tekulai yang Hilang Akhirnya Ditemukan Tak Jauh dari Tempat Tenggelam

Cetak Senin,04 Desember 2017 | 00:07:24 WIB
Warga Tekulai yang Hilang Akhirnya Ditemukan Tak Jauh dari Tempat Tenggelam
Ket Foto : Jasad korban sesaat setelah dievakuasi
RIAUMANDIRI.CO, TEMBILAHAN - Sikatman, seorang petani warga Jalan H Jahari Desa Tekulai Hulu Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir - Riau yang hilang Sabtu kemarin, akhirnya berhasil ditemukan, Minggu (3/12/2017) seikitar pukul 09.30 WIB. Jasad pria 53 tahun ini ditemukan tidak jauh dari tempat korban diduga jatuh dan tenggelam. 
 
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.IK melalui Kapolsek Tanah Merah IPTU Liber Nainggolan mengatakan, jasad korban ditemukan oleh tim pencari gabungan dari masyarakat setempat, Polsek dan Koramil Tanah Merah, serta aparat dari Kantor Camat Tanah Merah.
 
Pencarian yang dilakukan dengan memakai bambu panjang, untuk mendeteksi keberadaan jasad korban di dasar sungai. Setelah dilakukan berulang - ulang, akhirnya muncul tangan dari jasad korban. 
 
"Korban yang sudah kaku kemudian dievakuasi ke rumah duka. Dari pemeriksaan oleh Bidan Dasima, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya. 
 
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh istrinya, Ngadirah (48), karena tidak kunjung sampai di kebun mereka di Parit Negara Desa Tekulai Hulu. Pencarian yang dilakukan kemudian hanya menemukan sampan yang berisikan atap daun nipah, namun korban sendiri tidak diketahui keberadaannya.
 
Saat ini, jasad korban sudah diserahkan kembali kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan. 
 
Reporter: Ramli Agus
Editor: Nandra F Piliang
 
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Senin,21 Mei 2018 - 09:35:01 WIB

Bos LG Group Tutup Usia

RIAUMANDIRI.CO, SEOUL - CEO LG Group, Koo Bon-moo, meninggal dunia di usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama satu tahun. Selama setahun, Koo telah menjalani berbagai operasi, tetapi seorang sumber enggan menyebutkan penyakit yang diderita oleh pebisnis tersebut.

Senin,21 Mei 2018 - 08:11:17 WIB

Gerakan Reformasi, Pemilu dan Pilkada

Memori gerakan mahasiswa 1998 mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa Indonesia menjatuhkan rezin Orde Baru dengan berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun, sejak keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga 1998. Tepatnya 20 tahun yang lalu, pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998, ribuan masa menduduki gedung DPR/MPR meneriakkan yel-yel dan orasi yang meminta Soeharto turun. Pada hari yang sama, pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan dirinya berhenti dari jabatannya sebagai presiden dan Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wakil presiden mengantikannya sebagai presiden.