Satpol PP Bengkalis Amankan Gepeng Asal Aceh

Cetak Sabtu,18 November 2017 | 01:01:04 WIB
Satpol PP Bengkalis Amankan Gepeng Asal Aceh
Ket Foto : Gepeng (menggunakan baju hitam lengan panjang dan sarung) saat diamankan ke Satpol PP Bengkalis
RIAUMANDIRI.co, BENGKALIS - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bengkalis mengamankan seorang pria paruh baya yang bekerja menjadi pengemis dan mangkal di sekitar perkotaan Bengkalis. 
 
Diungkapkan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Peraturan Perundangan Daerah, Satpol PP Bengkalis, Hengki Irawan, SH, sebelum mengamankan seorang pengemis tersebut ia terlebih dahulu mendapat informasi dari masyarakat yang merasa resah.
 
"Hari ini setelah memperoleh informasi dari masyarakat kita amankan pengemis yang sedang beroperasi di kedai kopi, tepatnya di Jalan Tandun Bengkalis," kata Henki Irawan, Jumat (17/11/17).
 
Berdasarkan pengakuannya, kata Henki, dia berasal dari Aceh dan sudah dua hari berada di Bengkalis. Selanjutnya, pengemis ini akan dipulangkan ke Batam karena keluarganya ada di sana. 
 
"Setelah didata dan membuat pernyataan. Besok rencananya akan kita pulangkan ke Batam karena keluarganya di sana," ungkap dia.
 
Pekan lalu petugas juga berhasil mengamankan dua orang pengemis, di antaranya satu orang laki-laki dan seorang perempuan bersama dengan seorang bocah. Mereka sudah dipulangkan ke daerah asalnya. 
 
"Kita berharap kepada masyarakat, jika menemukan gepeng, pemulung atau anak punk yang berkeliaran, silahkan memberikan informasi kepada kita, agar segera dilakukan tindakan," tegas Henki.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 18 November 2017
 
Editor: Nandra F Piliang
 
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Jumat,25 Mei 2018 - 21:48:27 WIB

Pemerintah Tidak Keluarkan THR Kepada 736 Ribu Guru Honorer

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyayangkan kebijakan pemerintah yang tidak memperhatikan nasib 736 ribu guru honorer yang tidak menerima THR pada lebaran tahun ini.