Sinkronisasi RTRW dan Perda, Bupati Rohil Taja Pertemuan dengan Tim 9 Geospasial Pusat

Rabu,08 November 2017 | 16:43:06 WIB
Sinkronisasi RTRW dan Perda, Bupati Rohil Taja Pertemuan dengan Tim 9 Geospasial Pusat
Ket Foto : Bupati Rokan Hilir H Suyatno saat menggelar pertemuan dengan Tim Geospasial Pusat di kediamannya di Bagansiapiapi, Rabu (8/11/2017).

RIAUMANDIRI.co, BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir H Suyatno mengadakan pertemuan dengan Tim Geospasial Pusat di kediamannya di Bagansiapiapi, Rabu (8/11/2017). Tim yang berjumlah 9 orang ini didampingi oleh Kepala Bappeda Rokan Hilir.

Geospasial merupakan program pusat yang diberikan untuk 40 kabupaten/kota, dan untuk Provinsi Riau hanya 5 kabupaten. Program ini dimaksudkan agar adanya kepastian data dari hasil pemetaan geospasial. Hal ini untuk sinkronisasi RTRW hingga Perda dan ketentuan lainnya yang didukung oleh sumber daya manusia serta teknologi yang maju seperti Citra Satelit.

Manfaat dari pemetaan geospasial mudahnya mencari data sosial, potensi wisata, pertanian perkebunan dengan akurasi data di atas 90%.

Salah satu contoh untuk perkebunan atau kehutanan, akan dapat diketahui data HTI, HPH wilayah operasi sampai ke perizinan, limbah dan sebagainya. Maka perusahaan tak bisa berkelit bila melakukan kesalahan seperti keluar dari wilayah hak operasinya. Bahkan juga akan tahu bila mereka mengganggu kawasan hutan lindung.

Hal ini sejalan dengan pemikiran Bupati Rokan Hilir H Suyatno, yakni dengan adanya pemetaan yang akurat maka setiap perencanaan yang matang bakal menjadi hasil yang sempurna dan diawasi dengan seksama.

Menurut Bupati, karena konsep yang digesa sekarang berupa memaksimalkan infrastruktur yang akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Jangan seperti yang banyak terjadi bangun dulu proyek, tapi pemanfaatannya tidak maksimal yang akan menyebabkan anggaran yang tidak tepat sasaran.

Di samping itu Pemerintah Kabupaten bisa menuntut dan berargumentasi dengan pemerintah pusat untuk suatu permasalahan yang diiringi dengan data yang lebih akurat, seperti contoh kalau perusahaan pemegang HPH bila mengabaikan apa yang telah ditentukan meskipun izinnya dikeluarkan oleh pemerintah pusat, juga mempermudah daerah dalam pengusulan program program ke pemerintah pusat dengan data yang akurat

"Ke depan kita perkuat data dari mulai desa dan telah ada dilatih dari sebagian pendamping desa yang ada, diharapkan moment ini instansi terkait agar bersungguh-sungguh dalam menjalankan program ini," kata Suyatno.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bappeda Rohil M Job Kurniawan, Asisten H Muzakkar, dan Kasubag Humas Hasnul Yamin, SE. ***


Reporter    : Joni Saputra
Editor          : Mohd Moralis

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR