Yose Minta Polisi Usut Aksi Teror di Rumah Ketua MKA LAM Pekanbaru

Jumat,13 Oktober 2017 | 17:54:23 WIB
Yose Minta Polisi Usut Aksi Teror di Rumah Ketua MKA LAM Pekanbaru
Ket Foto : Yose Saputra, Ketua LAM Kota Pekanbaru (dok. Riau Pos)
RIAUMANDIRI.co, PEKANBARU -Ketua LAM Kota Pekanbaru Yose Saputra sangat menyayangkan aksi teror yang menimpa rumah Ketua Majelis Kerapatan Adat ( LAM) Kota Pekanbaru, Nurhasyim. Peristiwa tersebut terjadi  di Jalan Utama, Perumahan Kulim Indah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru Jumat (13/10) sekitar pukul 05.30 WIB.
 
"Pak Nurhasyim itu orang tua kami di LAM, terkait kasus teror di rumahnya tentu kita minta kepada aparat kepolisian untuk dapat memprosesnya kasus ini, dan kejadian ini tentu sangat kita sayangkan terjadi kepada orang tua kami," jelas Yose, Jumat (13/10).
 
Yose berharap kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk dapat menjadi polisi untuk diri sendiri. "Saya minta kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk dapat menjadi polisi bagi diri sendiri, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ucap Yose.
 
 
Yose memastikan bahwa saat pemilihan dirinya sebagai Ketua LAM Kota Pekanbaru kemarin berjalan dengan lancar dan aman serta tidak ada gejolak yang terjadi. "Alhamdulillah pemilihan kemarin aman dan terkendali, dan tidak ada gejolak apapun, bahkan hasilnya aklamasi dan ini dibuktikan dengan kehadiran dari Wakapolres Pekanbaru Edi Sumardi dalam acara tersebut," imbuh Yose.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 14 Oktober 2017
 
Reporter: Joni Hasben
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Jumat,15 Desember 2017 - 10:18:43 WIB

DPP PKS Kalah Banding di PT, Fahri Hamzah Sarankan Elit Partai Mengundurkan Diri

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Pukulan telak kembali mendera partai dakwah. Tiga hari setelah manuver Fraksi PKS untuk meminta pergantian Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR - di tengah rapat Bamus yang alot membahas mekanisme pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR - tim kuasa hukum Fahri Hamzah menyampaikan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding DPP PKS.