Dua Tahun Terakhir Kasus Kebakaran Turun di Kuansing

Rabu,11 Oktober 2017 | 18:53:06 WIB
Dua Tahun Terakhir Kasus Kebakaran Turun di Kuansing
Ket Foto : Kasi Pemadaman Damkar, Pujiadi, SE (kiri) berserta personil Damkar (Foto: RMC/Suandri)
RIAUMANDIRI.co, TELUK KUANTAN - Dua tahun masa Pemerintahan Mursini - Halim, Satuan Polisi Pamong Praja, Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Kuansing, mendapatkan bantuan tiga unit mobil Damkar.
 
Hal ini diungkapkan oleh Kasat Pol PP, Kebakaran dan Keselamatan, Irdiansyah melalui Kasi Pemadaman dan Pengendalian Damkar, Pujiadi, SE. Menurutnya, memang pada tahun 2016 lalu pihaknya mendapatkan bantuan tiga unit mobil Damkar.
 
Bantuan tiga unit mobil Damkar ini, yakni satu unit dari bantuan Pemerintah Daerah dan dua unit dari bantuan Pemerintah Provinsi. Dengan demikian, saat ini jumlah mobil Damkar Kuansing berjumlah delapan unit, di antaranya tujuh unit mobil pemadam dan satu unit mobil power jib (Komando).
 
"Memang pada tahun lalu, Damkar mendapatakan bantuan tiga unit mobil, di antaranya satu unit mobil Damkar dari Pemerintah Kabupaten dan dua unit mobil Damkar dari Pemerintah Provinsi." ujar Pujiadi, SE kepada Riaumandiri,co di kantornya, Rabu (11/10).
 
Dikatakan Pujiadi, bantuan dua unit mobil Damkar dari Provinsi yakni berjenis Fuso, begitu juga dengan bantuan dari Pemerintah Daerah. Dengan adanya penambahan ini tentunya akan lebih memudahkan para anggota Damkar dalam menjalankan tugas pada saat terjadi bencana kebakaran seperti Karhutla, rumah, lahan masyarakat dan lain - lainnya.
personil Damkar saat akan melaksanakan simulasi
 
Sedangkan untuk jumlah kasus kejadian kebakaran pada tahun 2017 di Kabupaten Kuansing yaitu 41 kasus kejadian kebakaran, di antaranya 13 kasus kejadian kebakaran bangunan gedung dan 28 kasus kejadian kebakaran kahutla, dengan begitu kebakaran di kabupaten kuansing turun pada tahun 2015 lalu.
 
"Alhamdulilah pada tahun 2017 ini jumlah kasus kejadian kebakaran turun dari tahun 2015 lalu," ucapnya.
 
Pujiadi menambahkan, Damkar selama tiga hari belakangan sedang melakukan simulasi kebakaran, yang telah dilaksanakan pada tanggal 9 - 11 oktober 2017. Simulasi kebakaran ini diikuti oleh seluruh personil Damkar yang dimulai dari jam 09.00 wib - 16.00 wib, berlokasi simulasi yaitu di Sport Center Kuansing.
 
Tujuan simulasi tersebut untuk melihat kesiapan personil dalam memadamkan kebakaran dan mengaplikasikan teknik - teknik pemadaman kebakaran berdasarkan media pemadam, termasuk cara penggunaan selang hydrant.
 
Pasalnya menurut Pujiadi, memadamkan api bukanlah perkara mudah, dan aspek keselamatan dari para personil juga patut mendapatkan perhatian.
 
Sementara itu, Hadi (35) warga desa kari mengatakan, bahwa ia berterimah kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi atas dukungannya kepada Satpol PP, Kebakaran dan Keselamatan dengan memberikan bantuan tiga unit mobil Damkar.
simulasi personil damkar saat memadamkan api
 
Dengan adanya penambahan mobil Damkar ini tentunya kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kuansing akan lebih ter-cover oleh para personil - personil Damkar.
 
"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah yang memberikan bantuan armada kepada Damkar, dengan begitu kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kuansing akan lebih cepat ditanggulangi oleh personil Damkar," terangnya.(Advertorial)
 
Penulis: Suandri
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR