Terkait PP 18/2017, Baru 26 Anggota DPRD yang Kembalikan Mobil Dinas

Cetak Kamis,28 September 2017 | 10:43:08 WIB
Terkait PP 18/2017, Baru 26 Anggota DPRD yang Kembalikan Mobil Dinas
Ket Foto : Sejumlah Mobdin yang sudah dikembalikan diparkir di parkiran DPRD Kuansing (Foto: RMC/Hendra)
RIAUMANDIRI.co, TELUK KUANTAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuansing baru mengembalikan kendaraan dinas sebanyak 26 unit. Pengembalian mobil dinas (Mobdin) itu dilakukan karena diganti dengan uang transportasi.
 
Mobil dinas dikembalikan pada bagian aset melalui Seketariat DPRD. Namun belum semua mobil dinas dikembalikan, karena masih ada enam anggota yang sedang melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.
 
"Enam anggota dewan belum kembalikan karena sedang di luar kota, dan pengembalian Mobdin ini tidak berlaku bagi tiga orang pimpinan dewan," kata Sekretaris DPRD Kuansing, Mastur, saat dikonfirmasi kemarin.
 
Dituturkan Mastur, selanjutnya mobil dinas itu akan diserahkan ke bagian aset yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Kuansing.
 
Mastur mengaku tidak tahu nantinya mobil dinas merk Toyota Innova itu akan diapakan selanjutnya. "Fisik mobil dinas yang dikembalikan dewan seperti awal semula. Semua, seperti kunci, STNK, dan administrasi," ujarnya.
 
Mastur menambahkan, pengembalian mobil dinas anggota DPRD ke Pemkab Kuansing merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2017, dan kini sedang dibahas antara eksekutif dan legislatif untuk diaplikasikan menjadi Peraturan Bupati (Perbup). Teknisnya, fasilitas kendaaraan digantikan dengan dana transportasi setiap bulan.
 
Dana transportasi itu disesuaikan dengan keuangan Pemerintah Kabupaten Kuansing. Menurut Mastur, jumlah dana transportasi belum diketahui karena masih dalam proses pembahasan. "Besaran dana transportasi tunggu Peraturan Bupati (Perbup)," katanya.
 
Mastur mengungkapkan, bahwa mobil dinas yang digunakan anggota DPRD Kuansing statusnya pinjam pakai dari Pemkab Kuansing. Semua perawatan dan lainnya ditanggung anggota.
 
"Selama ini mobil dinas itu kan pinjam pakai, semua biaya perawatan ditanggung anggota," ungkapnya.
 
Reporter: Hendra Wandi
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Senin,21 Mei 2018 - 09:35:01 WIB

Bos LG Group Tutup Usia

RIAUMANDIRI.CO, SEOUL - CEO LG Group, Koo Bon-moo, meninggal dunia di usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama satu tahun. Selama setahun, Koo telah menjalani berbagai operasi, tetapi seorang sumber enggan menyebutkan penyakit yang diderita oleh pebisnis tersebut.

Senin,21 Mei 2018 - 08:11:17 WIB

Gerakan Reformasi, Pemilu dan Pilkada

Memori gerakan mahasiswa 1998 mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa Indonesia menjatuhkan rezin Orde Baru dengan berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun, sejak keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga 1998. Tepatnya 20 tahun yang lalu, pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998, ribuan masa menduduki gedung DPR/MPR meneriakkan yel-yel dan orasi yang meminta Soeharto turun. Pada hari yang sama, pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan dirinya berhenti dari jabatannya sebagai presiden dan Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wakil presiden mengantikannya sebagai presiden.