Ratusan Masyarakat Rantau Kopar Unjuk Rasa di Water Plant

Selasa,19 September 2017 | 20:37:37 WIB
Ratusan Masyarakat Rantau Kopar Unjuk Rasa di Water Plant
Ket Foto : Aksi unjuk rasa di depan Kantor Water Plant milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Kelurahan Sungai Rangau, Kecamatan Rantau Kopar, Rokan Hilir, Selasa (19/9/2017).

RIAUMANDIRI.co, RANTAUKOPAR - Ratusan masyarakat Kecamatan Rantau Kopar melakukan unjuk rasa di depan Kantor Water Plant milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang terletak di Kelurahan Sungai Rangau, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (19/9/2017).

Dalam aksi itu, masyarakat Rantau Kopar meminta pihak PT CPI melakukan perbaikan jembatan, normalisasi kanal, penurunan pipa, dan memindahkan tiang power line yang ada di Jalur Dua, Jalan Lintas Sekapas.

"Selain itu, kami juga meminta kepada pihak CPI dan subkontraktornya untuk memberikan pekerjaan kepada kami," kata Edi Sugito (42), selaku koordinator lapangan aksi unjuk rasa itu.

Dijelaskannya, masyarakat Rantau Kopar sudah berulang kali meminta secara baik-baik dengan pihak CPI, namun tidak juga terealisasi.

"Makanya kami lakukan aksi unjuk rasa seperti ini," katanya.

Dijelaskannya, selama tidak ada penyelesaian ataupun mengabulkan permintaan masyarakat secara tertulis, maka pihaknya akan terus melakukan aksi itu, dan bahkan dalam jumlah massa yang lebih banyak lagi.

"Sekarang, kami tidak benarkan pihak CPI dan subkontraktornya beroperasi, dan bahkan pengambilan air melalui pipa kami stop. Ini akan terus berlanjut sebelum aksi kami terjawab oleh pihak CPI itu," paparnya.

Menurutnya, mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.30 WIB, belum ada satu orang pun pihak PT CPI menjumpai masyarakat yang melakukan unjuk rasa.

"Pihak PT CPI mendatangkan Satpam dari PT Delta, untuk memediasi kami, ya tidak kami terimalah, karena kami mau pihak CPI itu yang menjawab aksi kami ini," jelasnya.

Ditegaskannya, jika pada hari pertama ini tidak ada respon dari pihak PT CPI, maka masyarakat tidak akan membenarkan pihak PT CPI dan subkontraktornya beroperasi.

"Pokoknya, kami ingin CPI kabulkan permintaan kami, kalau tidak ada kejelasan maka aksi ini terus kami lakukan," tegasnya.

Terpisah, Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis melalui Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Ruminto, ketika dikonfirmasi membenarkan tentang adanya aksi damai dilakukan masyarakat Rantau Kopar tersebut.

"Sejauh ini aksi itu masih berjalan tertib, aman dan lancar," katanya.

Sementara, lanjutnya, pihaknya dibantu puluhan personel Polres Rohil masih terus berada di lapangan untuk mengamankan aksi itu.

"Ya, kita hanya memberikan pengamanannya saja, semoga saja tidak ada yang anarkis sampai aksi ini selesai," pungkas Ruminto. ***
 

Reporter: Joni Saputra

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...