Abdul Gafar Usman Minta Pemerintah Beri Perhatikan Khusus untuk Guru BK

Minggu,13 Agustus 2017 | 19:09:33 WIB
Abdul Gafar Usman Minta Pemerintah Beri Perhatikan Khusus untuk Guru BK
Ket Foto : Anggota DPD RI Abdul Gafar Usman bersama dengan anggota MGBK Inhu
RENGAT (RIAUMANDIRI.co) - Anggota DPD RI asal Provinsi Riau, H Abdul Gafar Usman minta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap guru Bimbingan Konseling (BK). Menurutnya, di sekolah, guru BK memegang peranan penting dalam upaya memotivasi peserta didik mencapai tujuan hidupnya.
 
Penegasan itu disampaikan H Abdul Gafar Usman saat hadir sebagai narasumber pada kegiatan Diseminasi Pedoman dan Panduan Operasional Penyelanggaraan BK tahun pelajaran 2017-2018 di SMKN 1 Rengat, Minggu (13/8/2017). Kegiatan ini diikuti 62 guru BK se Kabuparen Inhu yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK).
 
“Saya juga akan meneruskan aspirasi yang disampaikan guru BK, agar pemerintah lebih banyak mengangkat menjadi PNS, sebab jumlah guru BK di sekolah-sekolah masih sangat kurang, padahal mereka memiliki peranan sangat penting dan berhadapan langsung dengan persoalan-persoalan peserta didik,” ujarnya.
 
Pada kesempatan itu, Gafar Usman juga minta kepada seluruh guru BK untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab, sehingga kehadiran guru BK benar-benar menjadi solusi bagi peserta didik. Selain itu, guru BK harus mampu menyelesaikan setiap persoalan peserta didik secara cepat dan tepat sesuai aturan yang berlaku.
 
“Metode atau cara boleh berubah-ubah, yang tidak boleh berubah itu adalah tujuan kita dalam melaksanakan. Sebagai guru BK, Bapak dan Ibu harus punya peta dan kondisi peserta didik dan akan dibawa kemana peserta didik kita,” ujar senator yang juga pernah menjadi guru hingga pembantu rektor ini.
 
Secara khusus, Gafar Usman juga berpresan agar guru BK tidak memarahi peserta didik di tempat umum, karena itu di setiap sekolah ada ruang konseling. “Kalau perlu Bapak dan Ibu guru BK langsung mendatangi rumah peserta didik, sehingga bisa bertatap muka dengan orangtuanya,” ungkap Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau ini.
 
Selain menghadirkan Anggota DPD RI H Abdul Gafar Usman, kegiatan yang diselenggarakan MGBK Kabupaten Inhu ini juga menghadirkan narasumber Ketua MGBK Provinsi Riau, Nency Edrianty. “Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru BK, sehingga mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada peserta didik di sekolah,” ujar Ketua Pelaksana, Arifin Thalib.
 
Ditambahkan Arifin, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling menyatakan bahwa layanan Bimbingan dan Konseling bertujuan untuk membantu peserta didik mencapai perekembangan dan kemandirian secara utuh dalam aspek pribadi, belajar, sosial dan karir.
 
Bahkan dalam kurikulum 2013 mengharuskan peserta didik menentukan peminatan akademik, vokasi dan pilihan lintas peminatan serta pendalaman peminatan yang memerlukan layanan bimbingan dan konseling.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 14 Agustus 2017
 
Reporter: Eka BP
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR