Saniyah, Tukang Sayur Naik Haji Asal Riau

Kamis,10 Agustus 2017 | 22:05:38 WIB
Saniyah, Tukang Sayur Naik Haji Asal Riau
Ket Foto : Saniyah JCH Kampar mengantarkan Kopernya di ruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar
BANGKINANG (RIAUMANDIRI.co) - Kisah Saniyah Bidin Maate Binti Bidin Maate (75), warga Plamboyan RT 002/RW 001, Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar - Riau, menjadi salah satu Jemaah Calon Haji (JCH) yang mendapat decak kagum banyak orang.
 
Kalau di Jakarta terkenal dengan tukang bubur naik Haji, di Kabupaten Kampar ini ada JCH tukang sayur bisa naik haji. Ibu yang sehari-hari berjualan di Pasar Inpres Bangkinang itu berhasil mewujudkan mimpinya berangkat ke Tanah Suci Mekkah dengan menabungkan penghasilannya dari berjualan sayur.
 
Walaupun dengan berjualan sayur mendapat pengasilan belasan ribu, bahkan beberapa ribu saja sehari. Namun tidak menyurutkan semangatnya untuk menunaikan rukun islam yang ke 5 itu.
 
"Setiap hari, hasil berjualan sayur saya kumpulkan, hingga akhirnya saya bisa mendaftarkan naik haji dan berangkat ke Baitullah tahun ini," ujar Saniyah saat menerima kunjungan Kakan Kemenag Kampar, Drs. H. Alfian dan Kasi Haji Dirhamsyah, Kamis (10/9). 
 
Pada kesempatan itu, Drs. H. Alfian juga menyampaikan kekagumannya terhadap Ibu Saniyah. Alfian berharap kisahnya bisa menginspirasi banyak orang.
 
"Sungguh pengorbanan yang luar biasa, puluhan tahun menabung dari hasil jualan sayur, Ibu Suhaida ini akhirnya membutikan kepada kita semua, bahwa dia bisa berangkat ke tanah suci walaupun hanya sebagi tukang sayur," ungkap Alfian. 
 
"Mudah-mudahan dari kisah ibu Saniyah ini, bisa menjadi inspirasi buat kita, menjadi pelecut dan semangat buat kita, untuk bisa menunaikan rukun Islam yang ke-5. Percayalah, Kalau Allah berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin. Untuk itu teruslah berdo’a dan berusaha, semoga impian kita untuk menunaikan ibadah haji, juga di ijabah oleh Allah Swt," jelasnya.
 
Alfian mengatakan, menunaikan ibadah haji ini adalah hal yang sangat dirindukan oleh seluruh umat Islam, tak terkecuali walaupun ia miskin atau kurang mampu. Jika niat hati sudah tertanam dengan mantap, maka berbagai cara akan dia lakukan walaupun berpuluh tahun mengumpul uang dari hasil jerih payahnya untuk bisa menunaikan Ibadah Haji.
 
"Pada tahun ini, kita diberikan contoh oleh Allah SWT, melalui salah seorang JCH kita yang berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun ini," pungkas Alfian.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 11 Agustus 2017
 
Reporter: Ari Amrizal
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR