ADVERTORIAL

Dongkrak PAD dan Ekonomi Masyarakat, Pemda Kuansing Fokus Kembangkan Objek Wisata

Kamis,10 Agustus 2017 | 20:35:37 WIB
Dongkrak PAD dan Ekonomi Masyarakat, Pemda Kuansing Fokus Kembangkan Objek Wisata
Ket Foto : Salah satu objek wisata di Kabupaten Kuansing, Air terjun Guruh Gemurai
TELUK KUANTAN (RIAUMANDIRI.co) - Guna meningkatkan perekonomian dan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Daerah Kabupaten Kuansing akan mengembangakan sektor pariwisata.
 
Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi, Bappeda Kabupaten Kuansing, Hazna. Dikatakan, untuk menggerakkan dan mendorong perekonomian daerah serta mendongkrak pendapatan masyarakat, Pemda Kabupaten Kuansing akan fokus untuk mengembangkan sektor pariwisata.
 
"Memang program pemerintah Daerah salah satunya di sektor pariwisata, sebab tempat wisata ini sangatlah potensi untuk meningkatkan PAD daerah," ujarnya kepada Riaumandiri.co, Kamis (10/8).
 
Dijelaskan, untuk mewujudkan itu, Pemda Kuansing merencanakan pembangunan infrastruktur jalan dan sarana prasarana pendukung di tempat - tempat wisata yang ada. 
 
Dengan tujuan agar nantinya para pengujung wisata akan semakin meningkat. Dengan begitu dampak dari banyaknya pengunjung akan menaikan pendapatan daerah dan juga memajukan perekonomian masyarakat.
 
"Kalau pengunjung ramai, pastinya pendapatan daerah dan ekonomi daerah akan meningkat, karna mereka pastinya akan mengeluarkan uang, seperti peginapan, makanan, oleh-oleh dan lain-lainnya." jelas Hazna.
 
Kabupaten Kuansing yang memiliki banyak objek wisata dan juga berbagai seni budaya merupakan pontensi unggulan yang perlu digali dan dikembangkan, misalnya saja seperti Paju Jalur, Perahu Beganduang, Air Terjun Guruh Gemurai, Air Panas,  dan Air Terjun Tujuh Tingkat.
 
Sedangkan untuk Perencanaan pembangunan infrastruktur dan sarana dan prasarana pendukung di tempat - tempat wisata, saat ini memang belum berjalan. Karena saat ini Pemerintah Daerah melalui Bappeda sedang mengkaji atau mengevaluasi objek - objek wisata dan seni budaya yang mana saja yang akan bisa menaikan perekonomian di kabupaten Kuansing. 
 
Air Panas Sungai Pinang
 
Sehingga nantinya anggaran pembangunan jalan dan sarana dan prasarana ini bisa tepat sasaran dan berdampak positif untuk kemajuan perekonomian di kabupaten Kuansing.
 
"Memang saat ini untuk pembangunan jalan dan sarana dan prasarana pendukung di tempat - tempat objek wisata belum berjalan, sebab saat ini kami sedang melakukan evaluasi dulu untuk memilih objek - objek mana saja yang benar-benar bisa meningkatkan perekonomian di daerah kita ini," ungkapnya.
 
Hazna menambahkan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, tahun 2017 ini Pemerintah daerah akan memberikan bantuan bibit sawit tahap I dengan jumlah 150 ribu bibit sawit dari total 1.5 juta bibit.
 
Salah seorang masyarakat Kuansing, Yandes (28) mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui pengembangan pariwisata. 
 
Sebab menurutnya, perencanaan pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur jalan dan sarana prasarana di tempat wisata sangatlah efektif untuk menunjang perekonomian di kabupaten tersebut.
 
"Program pemerintah daerah ini sangatlah bagus, karena dengan adanya infrastruktur jalan dan sarana dan prasarana yang baik, pastinya akan meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan. Dengan begitu pertumbuhan perekonomian di daerah ini bisa meningkat dengan sendiri," ungkapnya.
 
Yandes berharap agar Pemerintah Daerah harus benar - benar mengkaji dan menevaluasi tempat - tempat objek wisata mana saja yang bisa menjadi destinasi pariwisata unggulan. Sehingga anggaran untuk pembangunan jalan dan sarana dan prasarana ini bisa tepat dan tidak terbuang begitu saja.(advertorial)
 
Penulis: Suandri
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Jumat,15 Desember 2017 - 10:18:43 WIB

DPP PKS Kalah Banding di PT, Fahri Hamzah Sarankan Elit Partai Mengundurkan Diri

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Pukulan telak kembali mendera partai dakwah. Tiga hari setelah manuver Fraksi PKS untuk meminta pergantian Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR - di tengah rapat Bamus yang alot membahas mekanisme pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR - tim kuasa hukum Fahri Hamzah menyampaikan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding DPP PKS.