Diskes Meranti Mediasi Kasus Pasien Kejang-Kejang Usai Konsumsi Obat Puskemas

Diskes Meranti Mediasi Kasus Pasien Kejang-Kejang Usai Konsumsi Obat Puskemas
SELATPANJANG (RIAUMANDIRI.co) - Upaya yang diambil Joko, Kepala Puskesmas Selatpanjang dalam menyelesaikan permasalahan melalui mediasi antara anggotanya bersama Pepi Ramadani, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mengalami kejang-kejang usai mengkonsumsi obat dari puskesmas, akhirnya mendapat kesepakatan antara kedua belah pihak.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Dr Iwan Suwandi, Kamis (10/8/2017) mengatakan, hasil mediasi pihak Puskesmas akan melakukan pengobatan terhadap pasien hingga sembuh.
 
Sebelumnya, kasus ini tidak bisa diselesaikan langsung oleh pihak Puskesmas Selatpanjang hingga harus berbuntut panjang dengan campur tangan Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti.
 
Turut hadir dalam mediasi ini, Kepala Dinas Kesehatan Meranti Dr Iwan Swuandi, Ketua Ikatan Doktor Indonesia (IDI) Pekanbaru Ajahrul Rusli, Kasubag Umum Dinas Kesehatan Firdaus Prataman, Kepala Puskesmas Selatpanjang Joko, pihak pasien dan beberapa rekan-rekan media.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasien atas nama Pepi Ramadani pada Sabtu (5/8/2017) lalu sekitar pukul 09.00 WIB, ingin mengobati penyakit yang dideritanya dengan berobat ke Puskesmas Tebingtinggi. Namun, obat yang diberikan dokter di sana malah membuatnya makin parah, bahkan sempat kejang-kejang.
 
 
Dalam mediasi antara kedua pihak, Ketua IDI Ajahrul Rusli mengatakan, dirinya meminta maaf karena tidak bisa menghadirkan dokter yang menangani pasien.
 
"Dari semua obat ini boleh dikonsumsi oleh pasien sesuai kelurahan pasien yang diambil oleh dokter yang bersangkutan. Mungkin hal ini akibat alergi maupun fisik tubuh sehingga berdampak seperti itu (sesak dan kejang-kejang)," ujarnya.
 
"Kami siap melayani ibu di mana pun dan sampaikan kapan pun, terkait anggota itu mereka sudah kita tegur dan ke depannya kita akan semakin baik dalam melayani masyarakat," tambahnya.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 11 Agustus 2017
 
Reporter: Azwin Naem
Editor: Nandra F Piliang