Hilang Sehari, Toke Karet Ditemukan Tewas dengan Kaki Dilakban

Cetak Rabu,02 Agustus 2017 | 15:55:02 WIB
Hilang Sehari, Toke Karet Ditemukan Tewas dengan Kaki Dilakban
Ket Foto : Evakuasi penemuan mayat di Dusun Mahmud Marzuki, Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota
BANGKINANG (RIAUMANDIRI.co) - Warga di Dusun Mahmud Marzuki, Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria di jalan lingkar (Jl. Panglima Khatib) Selasa (1/8) sekira pukul 16.00 Wib.
 
Jasad yang ditemukan warga ini diketahui adalah Dendi Zulheri (46) warga Jalan Dt. Harunsyah Simpang Siabu, Desa Koto Bangun, Kecamatan Salo yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya pada Senin (31/7) lalu, sehari sebelumnya ke Polsek Bangkinang Barat.
 
Jasad korban yang berprofesi sebagai Toke Karet ini pertama kali ditemukan Iman (60) pukul 16.00 Wib, Selasa (1/8). Saksi lalu menelpon salah satu anggota Polres Kampar, Brigadir Rafi guna memberitahukan penemuan mayat di Jalan Lingkar Desa Kumantant.
 
Saat ditemukan kondisi korban telentang dengan kaki terikat lakban, mengenakan baju kaos lengan panjang warna merah bata dan celana panjang bahan kain, di samping korban ditemukan jaket warna hitam dan tas pinggang warna hitam motif hijau.
 
"Beberapa saat kemudian banyak warga yang datang dan salah satu di antaranya yaitu Anggota Polsek Tambang atas nama Brigadir Putra Buana yang mengenali korban sebagai anggota keluarganya," terang Paur Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra.
 
Ia menerangkan bahwa korban adalah keluarganya yang hilang An. Dendi Zulheri (Lk 46) warga Dusun Koto Bangun Salo yang dilaporkan hilang sejak Senin (31/7) ke Polsek Bangkinang Barat.
 
Kapolres Kampar melalui Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Daren Maysar saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban yang ditemukan ini adalah benar warga yang dilaporkan hilang sejak Senin lalu ke Polsek Bangkinang Barat.
 
"Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan atas kasus ini, sekarang Kapolsek bersama anggotanya tengah berada di RS Bhayangkara Polda Riau guna memintakan visum dan proses otopsi terhadap korban. Sesuai permintaan pihak keluarganya juga dan sebagai bagian dari upaya penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini," jelas Kapolsek.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 03 Agustus 2017
 
Reporter: Ari Amrizal
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...