Ketua Dewan Pers: Pembaca Media Cetak Turun 30 Persen, Media Online Naik 500 Persen

Kamis,27 Juli 2017 | 10:13:42 WIB
Ketua Dewan Pers: Pembaca Media Cetak Turun 30 Persen, Media Online Naik 500 Persen
Ket Foto : Rakernas I Serikat Media Siber Indonesia di Surabaya (Foto: Saibumi.co)
SURABAYA (RIAUMANDIRI.co) - Data yang cukup mengejutkan diungkapkan oleh Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo, saat menjadi pembicara pada Rakernas I Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Surabaya, Rabu (26/7/2017).
 
Diungkapkannya, dari catatan Dewan Pers, data jumlah pembaca media untuk media cetak menurun 30 persen, sementara pendengar radio menurun 10 persen, sedangkan pemirsa televisi meningkat 200 persen. Dan yang paling mengejutkan, pembaca media siber saat ini meningkat 500 persen.
 
Pada kesempatan itu, Yoseph menyambut baik kehadiran SMSI yang bisa memayungi media online di Tanah Air. "Saya hadir di Rakernas sebagai komitmen, dan saya menyambut baik kehadiran SMSI karena ada kevakuman. Radio, televisi, surat kabar sudah memiliki konstituen, sementara online belum," jelasnya.
 
Menurutnya, SMSI sudah memenuhi syarat yang ditetapkan Dewan Pers, yakni telah mencapai syarat asosiasi media sebagai konstituen Dewan Pers.
 
Syarat tersebut adalah SMSI telah memiliki kepengurusan berikut Akta, AD/ART, kepengurusan dan telah mempresentasikan kepemilikan perusahaan media, beranggotakan minimal 200 perusahaan media serta memiliki cabang dan kepengurusannya di minimal 15 provinsi di Indonesia.
 
"Jumat, 1 September 2017 silahkan daftar ke Dewan Pers sebagai konstituen dan bersama Dewan Pers merumuskan kebijakan. Nanti SMSI jadi konstituen yang ke-8," ungkap Yoseph.
 
Dalam kesempatan itu, Yoseph menyampaikan tren media siber terus meningkat. Tapi apakah hal itu dibarengi dengan meningkatnya iklan, dia memastikan tidak. Karena yang mendapat iklan adalah penyedia jasa internet. Ini menjadi salah satu kendala kenapa iklan belum masuk. Karena masih adanya feednews dan hoax di sosial media. 
 
Karena itu, dia mengingatkan, tugas SMSI adalah membereskan media online dari berita hoax dengan demikian media online akan meraih kepercayaan publik.
 
Ditegaskan juga, tumbuhnya jurnalisme di media online dan juga kualitas konten belum seiring sejalan dengan iklan, padahal pertumbuhan media online ini menjanjikan. 
 
Sementara itu, Ketua Umum SMSI, Teguh Santosa, menyampaikan terima kasih atas kesempatan emas yang diberikan Ketua Dewan Pers tersebut. Dia meyakinkan bahwa SMSI sudah memenuhi semua persyaratan yang diminta Dewan Pers, seperti yang disebutkan di atas.
 
"Saat ini SMSI sudah memiliki kepengurusan di 27 provinsi. Dan anggota di setiap provinsi antara 20 hingga 50 perusahaan media. Bahkan di Jawa Timur saja anggota SMSI sebanyak 100 perusahaan media," ungkapnya.
 
Lebih lanjut Teguh mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan proses pendaftaran ke Dewan Pers. "Kami akan bawa semua dokumen persyaratan ke Dewan Pers pada tanggal 1 September 2017. Kami akan membawa bukan hanya pengurus pusat, tapi juga pengurus daerah dan dewan penasihat," jelasTeguh.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau
 
Editor: Nandra F Piliang
Sumber: RMOL.co
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR