Keringat di Malam Hari Pertanda Kesehatan Bermasalah ?

Keringat di Malam Hari Pertanda Kesehatan Bermasalah ?

RIAUMANDIRI.co - Munculnya keringat di malam hari ketika Anda tidak sedang beraktivitas berat seperti olahraga atau suhu udara panas perlu diwaspadai. Bila Anda terbangun di malam hari dengan keringat mengucur meski kamar tidur dalam kondisi dingin, kemungkinan besar Anda mengalami gangguan kesehatan.

Berikut macam gangguan kesehatan yang umumnya ditandai dengan munculnya keringat di malam hari, dilansir dari laman Times of India,:


1. Masalah jantung

Individu yang obesitas lebih besar kemungkinannya berkeringat di malam hari karena gangguan jantung, diabetes, serta tekanan darah tinggi.

2. Gangguan autoimun

Berkeringat di malam hari juga bisa jadi tanda gangguan autoimun seperti lupus, penyakit celiac, serta radang sendi (rheumatoid arthritis).

3. Gangguan hormon

Gangguan hormon seperti hipertiroidisme terkadang membuat seseorang cenderung berkeringat di malam hari.

4. Kanker

Kanker limfoma merupakan jenis kanker yang kerap dikaitkan dengan berkeringat di malam hari.

5. Infeksi

Tuberkolusis dan HIV kerap ditandai dengan keringat di malam hari. Selain itu, infeksi bakteri seperti endokarditis (inflamasi di katup jantung) serta abses di usus juga bisa membuat seseorang berkeringat di malam hari.

6. Hipoglikemia

Kadar gula darah yang rendah pun bisa memicu seseorang berkeringat di malam hari. Individu dengan diabetes yang menggunakan insulin serta mereka yang mengonsumsi obat-obatan untuk gangguan lipid juga cenderung berkeringat di malam hari.

7. Menopause

Berkeringat di malam hari merupakan hal biasa bagi wanita yang akan maupun setelah menopause. Ini terjadi akibat hot flashes yang dialami individu ketika memasuki periode menopause.

8. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu, terutama untuk diabetes serta penghambat hormon, bisa menyebabkan seseorang berkeringat di malam hari.

9. Obat antidepresan

Ya, obat antidepresan umumnya bisa memicu keringat di malam hari. Alasannya, obat antidepresan berdampak pada suhu, metabolisme, serta fungsi hormon pada tubuh.(hlc/van)