Bau Busuk dari Tumpukan Sampah di Jalan Arifin Ahmad Dikeluhkan Warga

Cetak Rabu,12 Juli 2017 | 17:22:37 WIB
Bau Busuk dari Tumpukan Sampah di Jalan Arifin Ahmad Dikeluhkan Warga
Ket Foto : bau Busuk dari sampah di sepanjang Jalan Arifin Ahmad dikeluhkan warga (Foto: RMC/Parno)
Dumai (RIAUMANDIRI.co) - Warga yang tinggal di sekitar jaran Arifin Ahmad atau jalan lintas Dumai- Sei Pakning, tepatnya di kelurahan Jaya Mukti dan Kelurahan Mundam, mengeluhkan bau tidak sedap akibat sampah rumah tangga yang dibuang di sepanjang jalan tersebut.
 
Syafruddin, warga Kelurahan Mundam Kecamatan Medangkampa,i mengaku, sangat terganggu dengan bau busuk yang ditimbulkan dari tumpukkan sampah di sepanjang 50 meter tersebut.
 
"Sampah ini sangat mengganggu selain kelihatan jorok juga baunya tidak sedap, berbagai sampah rumah tangga dibuang di sini, dari sisa rumah tangga termasuk meubel yang tidak layak juga dibuang disini. Ini merupakan jalan utama tentu setiap aktivitas melewati jalan ini, langsung bau menyengat tajam selalu kami rasakan. Kami kawatir ini bisa menjadi sumber penyakit," ungkap Syafruddin prihatin, Rabu (12/7/2017) .
 
Diakuinya, memang sesekali ada mobil sampah yang mengangkut, namun tidak rutin, sehingga tumpukkan sampah berserakan di tepian jalan.
 
Untuk itu dia meminta Pemko Dumai dalam hal ini dinas kebersihan, untuk menyikapi masalah tersebut. Menurut dia, sangat tidak elok sampah dibuang di tepian jalan, dan sangat mengganggu, bahkan bisa menimbulkan penyakit.
 
"Kepada Dinas terkait supaya cepat mengambil tindakan, kalau ini dibiarkan tentu akan semakin banyak sampah di tepian jalan ini," pintanya.
 
Reporter: Parno Sali
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,23 Mei 2018 - 01:54:04 WIB

Tragis... Dua Balita Tewas di Dalam Mobil Terparkir

RIAUMANDIRI.CO, PURWAKARTA - Dua balita asal Kampung Wanasari RT 04/01, Kelurahan Cisereuh, Kabupaten Purwakarta, ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Suzuki Karimun Nopol B 8418 PZ. Meninggalnya dua balita tersebut membuat geger warga setempat. Apalagi, keduanya meninggal di dalam kendaraan yang terparkir di halaman kontrakan orang tuanya.