Tualang Kembali Dilanda Banjir, Disinyalir Akibat Anak Sungai Perusahaan Dibuka

Cetak Kamis,15 Juni 2017 | 12:53:18 WIB
Tualang Kembali Dilanda Banjir, Disinyalir Akibat Anak Sungai Perusahaan Dibuka
Ket Foto : Kantor Penghulu Kampung Tualang Terendam Banjir (Foto: RMC/Salam)
PERAWANG (RIAUMANDIRI.co) - Baru sebulan lalu rombongan dari DPRD dan Pemkab Siak menyambangi Kota Industri Perawang terkait penanganan banjir, kemarin hingga hari ini Kamis (15/6/2017) banjir kembali melanda Kampung Tualang Kering. Banjir kali ini bahkan lebih parah dari sebelumnya.
 
Kedalam air masih bertahan di kedalaman 1 meter. Banjir ini tidak hanya merendam rumah warga, rumah Penghulu Tualang, Juprianto, yang posisinya di pinggir jalan 2 arah juga ikut terendam. "Saya masih sibuk kemas-kemas di rumah, rumah saya juga terendam banjir, kedalaman air satu betis dari lantai," kata Juprianto.
 
Dijelaskan Juprianto, kedalaman air bervariasi, paling dalam satu pusar orang dewasa atau 1 meter lebih.
 
Juprianto menuturkan, meski Kampungnya merupakan dataran terendah di Tualang, namun selama ia menjabat jadi Penghulu baru tahun ini terendam banjir, padahal curah hujan tahun ini tergolong rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
 
"Selama 9 tahun terakhir, baru tahun ini banjir. Bulan 5 kemaren banjir karena sering hujan, dan kali ini satu kali hujan cuma lebat langsung banjir," kata Juprianto.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, banyak pihak menduga banjir ini akibat anak sungai buatan milik perusahaan terbesar di Perawang yang alirannya dibuka mengarah ke sungai alam. Yang mana sungai alam itu membentang di sepanjang Kampung Tualang.
 
"Banjir ini bukan hanya karena air hujan di sini saja, tapi air turun dari atas, dataran yang lebih tinggi," kata Juprianto.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 16 Juni 2017
 
Reporter: Abdus Salam
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,23 Mei 2018 - 01:54:04 WIB

Tragis... Dua Balita Tewas di Dalam Mobil Terparkir

RIAUMANDIRI.CO, PURWAKARTA - Dua balita asal Kampung Wanasari RT 04/01, Kelurahan Cisereuh, Kabupaten Purwakarta, ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Suzuki Karimun Nopol B 8418 PZ. Meninggalnya dua balita tersebut membuat geger warga setempat. Apalagi, keduanya meninggal di dalam kendaraan yang terparkir di halaman kontrakan orang tuanya.