PLN Pastikan Pasokan Listrik di Riau Cukup Selama Ramadhan

PLN Pastikan Pasokan Listrik di Riau Cukup Selama Ramadhan
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau memastikan pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan cukup. Hal itu disampaikan Manager SDM dan Umum PLN WRKR, Dwi Suryo Abdullah, Jumat (26/5) di kantornya. 
 
Dikatakan Dwi, PLN telah melakukan persiapan mulai dari perawatan dan juga perbaikan, guna menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H. Sehingga masyarakat dalam menunaikan ibadah puasa tidak terkendala dengan padamnya aliran listrik. 
 
"Persiapan hingga hari Jumat 26 Mei 2017, PLN telah menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan rutin infrastruktur kelistrilkan, mulai dari pekerjaan mesin pembangkit, jaringan & gardu induk150 kV dan Jaringan Tegangan Menengah. Termasuk panel dan gardu- gardu hubung telah selesai dilakukan pemeliharaan," ujar Dwi. 
 
Dijelaskannya, terkait dengan pekerjaan JTM, gardu hubung dan peralatan proteksi jaringan, semua sudah diperiksa dan dipelihara terutama beberapa potensi penyebab gangguan seperti, pembersihan kontak-kontak cubicle, pengecekan atau pengantian minyak trafo, tanaman rambat yang biasa  menjalar lewat tiang listrik serta dahan atau ranting pohon yang berdekatan dengan kawat jaringan PLN, semua telah selesai dilakukan pemeliharaan baik yang menjadi tanggung jawab Area Pekanbaru, Area Dumai, dan Area Rengat, khususnya yang di Provinsi Riau.
 
Ditambahkan Dwi, selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1438 H nanti, petugas PLN akan stanby bila sewaktu-waktu ada gangguan yang disebabkan oleh hal lain seperti, hubungan singkat arus listrik karena adanya binatang yang berjalan melintasi kawat jaringan PLN, atau adanya malfunction peralatan proteksi yang sifatnya temporary. 
 
Dari data kemampuan pasokan listrik maka secara keseluruhan di Sistem Interkoneksi, khususnya di Sumatera Bagian Selatan dan Tengah yang meliputi, Sumatera Selatan, Bengkulu ,Lampung Sumatera Barat, Jambi dan Riau dapat dikatakan cukup mengingat ada kelebihan sekitar 300 MW saat ini di Sumbagteng. Sedangkan di Riau sendiri kebutuhan beban puncak mencapai 586 MW.
 
Menurut Dwi, dengan cadangan pada sistem Sumbagteng sebesar 300 MW cukup untuk mengantisipasi apabila terjadi penurunan kapasitas di salah satu unit pembangkit yang saat ini sedang beroperasi, meskipun pembangkit yang saat ini dioperasikan telah selesai dilakukan pemeliharaan.
 
Untuk itu, kepada seluruh warga khususnya yang di Provinsi Riau dihimbau agar tetap melakukan penghematan, dan menggunakan listrik secara bijak. Serta apabila di rumah atau di sekitar rumah terjadi gangguan layanan seperti padamnya listrik, agar dapat menghubungi contact center PLN 123 atau menghubungi kantor PLN terdekat agar petugas PLN segera melakukan pemulihan.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau
 
Reporter: Renny Rahayu
Editor: Nandra F Piliang