Advertorial

PLN Resmikan Listrik Pertama di Desa Minas Barat

Kamis,25 Mei 2017 | 22:26:34 WIB
PLN Resmikan Listrik Pertama di Desa Minas Barat
Ket Foto : GM PLN WRKR, Irwansyah Putra Saat Memberikan Sambutan (Foto: RMC/Anie)
MINAS (RIAUMANDIRI.co) - Sedikitnya sebanyak 1.300 kepala keluarga di Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, sudah bisa menikmati aliran listrik dari PLN. Melalui program listrik masuk desa yang dicanangkan oleh pemerintah, keberadaan jaringan listrik tersebut langsung diresmikan oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kamis (25/5) di Dusun Minas Barat.
 
Turut mendampingi, GM PLN WRKR Irwansyah Putra, wakil Bupati  Siak Alfedri, Sekretaris Distamben Riau Astra, Anggota DPRD Siak, Manager Area PLN Cabang Pekanbaru Kemas Abdul Ghoffur, Pemangku Adat Sakai Mukhtar Rauf dan ratusan masyarakat sekitar. 
 
Dalam acara peresmian ini, Gubri turut menyaksikan penyalaan listrik secara langsung di salah satu rumah warga. Dikatakan Gubri, listrik merupakan kebutuhan dari berbagai aktifitas dan hidup masyarakat. Melalui program listrik masuk desa diharapkan PLN bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Untuk itu, dalam ketersediaannya Pemrov Riau akan selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta kabupaten/kots di seluruh propinsi Riau.
 
Dikatakan Gubi juga, apalagi saat ini tercatat di Riau terdapat 254 desa yang masih belum menikmati listrik. "Kita harapkan tidak harus menunggu 2019 seluruh desa di Riau sudah bisa menikmati penerangan listrik. Tahun ini ditarget 104 desa dan sisanya diharapkan bisa sebelum tahun 2019,"ujar Gubri.
 
Dalam menyediakan listrik, tidak hanya dari sisi pengerjaan PLN, tetapi membutuhkan tenaga maupun penambahan anggaran yang ada di kabupaten/ kota, guna menjangkau daerah- daerah atau wilayah yang masih jauh dari jangakauan infrastruktur listrik yang ada. 
 
"Jadi bagi daerah terpencil, kita mendorong agar daerah tersebut membangun koperasi untuk membangun infrastruktur listrik untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat," paparnya. 
 
Gubri juga menghimbau kepada seluruh pihak terkait bisa ikut membantu kinerja yang dilakukan oleh PLN dalam hal mengatasi rasio elektrifikasi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan listrik di Riau. 
 
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Siak, Al Fedri, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada PLN yang telah mengaliri listrik di desa Minas Barat. Meskipun dari total jumlah 1.300 KK yang berada di kilometer 34- 41, sudah sangat membantu setidaknya 250-300 KK dalam hal ketersediaan listrik. 
 
Dikatakan, dengan pembangunan instalasi listrik ini dapat meningkatkan kualitas SDM dan roda ekonomi masyarakat di desa Minas Barat. "Atas kerja keras PLN, Insya Allah pada tahun 2019 dari 132 desa di Kabupaten Siak akan teraliri listrik oleh PLN," ucap Alfedri.
 
Dia juga menyebutkan rencana PLN mengenai pembangunan listrik desa di Kabupaten Siak, yang pada tahun ini Pemerintah Kabupaten bersama PLN berencana akan membangun infastruktur ketenagalistrikan di 4 desa, dan tahun depan terdapat 8 desa.
 
Sementara itu, menanggapi hal tersebut, GM PLN WRKR, Irwansyah Putra, mengatakan, ketersediaan listrik di Minas Barat ini, merupakan upaya pemerintah mempercepat program elektrifikasi untuk daerah-daerah terpencil di Indonesia. 
 
Kebijakan itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 38 Tahun 2016 tentang Percepatan Elektrifikasi di Perdesaan Belum Berkembang, Terpencil, Perbatasan, dan Pulau Kecil Berpenduduk Melalui Pelaksanaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Skala Kecil.
 
"Saat ini melalui program Listrik Desa, PLN telah membangun jaringan Tegangan Rendah (JTR) 20 KV sepanjang 7 KMs untuk mengaliri listrik di Desa Minas Barat," papar Irwansyah.
 
Saat ini, PLN telah melakukan sosialisasi pemesangan instalasi listrik kepada warga Desa Minas Barat yang memiliki 1300 kepala keluarga (KK) dan yang sudah mendaftar sekitar 210 KK.
 
Pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di desa Minas Barat, pihaknya berencana menggunakan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun hal ini menemukan kendala berupa perizinan. Karena lahan yang digunakan harus mendapatkan izin dari Chevron untuk membangun jaringan listrik.
 
Akibat kendala tersebut, untuk sementara PLN membangun jaringan tegangan rendah agar masyarakat dapat menikmati listrik. 
 
Ia berharap berharap, agar dalam menyelesaikan pembangunan infastruktur ketenagalistrikan mendapat dukungan dari seluruh pihak agar pemenuhan kebutuhan dasar berupa listrik di desa desa yang belum berlistrik bisa terwujud, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar dalam mengerakkan roda  ekonomi. 
 
Warga Desa Minas Barat menyambut bahagia atas listrik masuk ke desa mereka dan mereka sudah tidak menggunakan genset lagi untuk sumber penerangan.
 
"Kami sangat senang dengan masuknya listrik ke tempat kami, karena ini akan memajukan anak cucu kami. Sebelum adanya PLN kami menggunakan genset yang hidupnya kurang dari 10 jam sekarang bisa menyala lebih dari 10 jam," ujar Ratna Dewi (37) perempuan yang tinggal di Desa Minas Barat.
 
Begitupula disampaikan Muktar Rauf, bahwa dengan masuknya listrik, merasa mendapat kemerdekaan tersendiri. Pasalnya, masyarakat setenpat sudah sangat mendambakan agar listrik bisa masuk di daerahnya sejak lama, dan baru terealisasi di tahun ini. 
 
"Ini ada jawaban atas doa yang dipanjatkan, karena sekian lama kami menunggu akhirnya listrik bisa kami nikmati," pungkasnya.
 
Bahan: Renny Rahayu
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR