Panen Perdana Udang Vaname di Tambak Geniot

Cetak Kamis,18 Mei 2017 | 15:25:09 WIB
Panen Perdana Udang Vaname di Tambak Geniot
Ket Foto : Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS ?menjala udang Vaname menandakan panen perdana di tambak Geniot Kecamatan Sungai Sembilan
Dumai (RIAUMANDIRI.co) - Walikota Dumai H. Zulkifli As melakukan panen udang vaname perdana di tambak udang Kelurahan Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (17/5/2017). Kedepannya tambang udang itu akan dijadikan lokasi sentra penghasil udang Kota Dumai.
 
Diharapkan tambak udang binaan dinas perikanan yang berada di lahan seluas 12 hektare milik Pemko Dumai ini menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan menjadi solusi atas kendala permasalahan penyakit udang yang menghantui petani udang di Kelurahan Geniot.
 
Walikota mengatakan, tambak udang merupakan salah satu budi daya yang memiliki prospektif yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat karna memiliki keuntungan dan nilai jual yang lebih, namun memiliki tingkat risiko tinggi pula yang disebabkan oleh penyakit terhadap udang maupun faktor ekonomi  yang sedang fluktuatif. Untuk itu inovasi baru dibutuhkan agar kendala tersebut terjawab.
 
"Udang vaname lebih tahan penyakit dari pada udang windu dan cost perawannya pun lebih murah. Saya berharap panen dua kolam di lokasi 12 haktare yang dimiliki pemerintah kota Dumai ini merupakan awalan yang menguntungkan para petani, untuk selanjutnya terus kita kembangkan secara bertahap " ujar Zulkifli As
 
Diharapkan tambak ikan ini akan terus berkembang dan diteruskan oleh petani udang di bawah binaan dinas Pertanian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan mengangkat taraf hidup petani tambak.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 18 Mei 2017
 
Reporter: Parno Sali
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Jumat,25 Mei 2018 - 21:48:27 WIB

Pemerintah Tidak Keluarkan THR Kepada 736 Ribu Guru Honorer

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyayangkan kebijakan pemerintah yang tidak memperhatikan nasib 736 ribu guru honorer yang tidak menerima THR pada lebaran tahun ini.