Misdar Mustafa Kembali Nahkodai Golkar Meranti Hingga 2020

Cetak Senin,15 Mei 2017 | 01:01:43 WIB
Misdar Mustafa Kembali Nahkodai Golkar Meranti Hingga 2020
Ket Foto : Andi Rahman Hadiri Musda Gokar Meranti
SELATPANJANG (RIAUMANDIRI.co) - Pembukan Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 dan pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Meranti dihadiri langsung Ketua DPD I Andi Rahman. Dia sekaligus membuka secara resmi jalan sehat berhadiah yang ditaja Golkar Meranti, Ahad (14/5/2017).
 
Orang nomor wahid di Provinsi Riau ini kepada riaumandiri.co mengatakan, sangat berterimakasih atas dukungan Golkar Meranti kepada dirinya untuk maju pada Pilgubri 2018 mendatang. "Saya sanggat berterimakasih atas dukungan yang telah diberikan DPD, memilih Saya untuk maju di Pilgubri mendatang. Bukan hanya Meranti, sudah 8 DPD Golkar Kabupaten/kota mendukung saya untuk maju di Pilgub," ucap Andi Rahman.
 
Dijelaskan Andi Rahman, memang harus ada persiapan secara matang oleh Partai Golkar dalam merebut kursi pada pemilihan gubernur dan Pilpres, serta pada pemilihan Anggota Legeslatif mendatang, salah satunya dengan diadakan Musda seperti ini.
 
Sementara, hasil Musda ke-2 pada Sabut (13/5) kemarin, Anggota DPRD Meranti, Musdar Mustafa, kembali terpilih untuk menahkodai DPD II Golkar Kabupaten Kepulauan Meranti priode 2017-2020.
 
"Saya berterimakasih kepada semua pihak, kader Golkar Merant, organisasi Golkar Meranti, bersama demi kemajuan Partai Golkar, "ungkap Musdar Mustafa usai terpilih.
 
"Sesuai kata sepakat dari Partai Golkar Meranti, menyatakan sikap mendukung Andi Rahman sebagai calon Gubenur Riau mendatang, lanjutkan!," tegasnya.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 15 Mei 2017
 
Reporter: Azwin Naem
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Jumat,25 Mei 2018 - 21:48:27 WIB

Pemerintah Tidak Keluarkan THR Kepada 736 Ribu Guru Honorer

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyayangkan kebijakan pemerintah yang tidak memperhatikan nasib 736 ribu guru honorer yang tidak menerima THR pada lebaran tahun ini.