Perjuangan Akim Lawan Keganasan Terkaman Buaya Liar di Meranti

Perjuangan Akim Lawan Keganasan Terkaman Buaya Liar di Meranti
SELATPANJANG (RIAUMANDIRI.co) - Buaya liar kian mengganas di Kabupaten Meranti, Riau. Dalam empat bulan belakangan, tiga warga sudah menjadi korban hewan buas itu. beruntung masing-masing korban berhasil diselamatkan.
 
Korban pertama keganasan buaya liar di Meranti adalah Ilham (22 tahun) warga Ketapang, Pulau Merbau. Kejadiannya pada Kamis, 9 Februari 2017. Saat itu korban sedang merakit tual sagu.
 
Sebulan setelah kejadian itu, Sudianto, warga Desa Lukun,  juga diterkam buaya pada 27 April 2017. Korban diterkam buaya saat bekerja merakit tual sagu.
 
Dan yang terbaru, giliran Akim (30 tahun), warga Desa Kepaubaru, Kecamatan Tebingtinggi Timur pada Jumat (12/5/2017) kemarin. Semua kejadian itu dilaporkan ke pihak Kepolisian. 
 
Dari keterangan Kapolres Meranti, AKBP Barliansyah, melalui Paur Humas Iptu Djonni, saat kejadian terhadap Akim, yang beratatus janda tanpa anak itu, dia bersama empat temannya mandi di Sungai Apung yang lokasinya dekat Pulau Tiga, sekitar pukul 13.30 WIB.
 
Korban dan temannya mandi di sungai setelah mencari lokan dan siput di dekat sungai tersebut, saat mandi korban digigit buaya dan sempat dibawa ke dalam air. Melihat kejadian tersebut, temannya bernama Mona mencoba menyelamatkan Akim dengan cara menarik rambut, tetapi rambut korban lepas dari genggaman tangannya.
 
Saat korban akan dibawa kedalam air, korban mencoba melakukan perlawanan dan memegang kayu yang berada di dasar air, kemudian korban mengeluarkan tangannya ke permukaan air.
 
Melihat hal tersebut, Mona mencoba menarik tangan korban dan melihat buaya telah menggigit pinggang sebelah kiri Akim. Setelah itu Mona mencoba memukul kepala buaya dengan menggunakan pucuk nipah dan akhirnya gigitan buaya tersebut lepas.
 
Akim kemudian dibawa ke Puskesmas Desa Teluk Buntal untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sekitar pukul 16.00 WIB korban dibawa ke RSUD Meranti di Selatpanjang dengan menggunakan speedboat milik PT. NSP untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
 
Janda muda ini mendapat luka gigitan buaya pada pinggang sebelah kiri, luka paha kanan dan kiri bagian dalam, luka telapak kaki sebelah kiri.
 
"Saat ini dokter RSUD di Selatpanjang sedang melakukan operasi terhadap korban dan situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali. Korban merupakan Janda dan tidak memiliki anak," kata Djonni.
 
Sementara itu, Dr Teguh dari RSUD Meranti mengatakan, sejak pukul 16.00 WIB pihaknya melakukan penanganan medis hingga pukul 23.00 WIB. "Korban mengalami luka di pinggul, serta punggung bagian perut sebelah kiri, lalu luka gigitan paha bagian dalam 3 luka robek, kemudian luka di punggung kaki kiri," jelasnya kepada riaumandiri.co.
 
Reporter: Azwin Naem
Editor: Nandra F Piliang