Ratusan Buruh Berunjuk Rasa di Depan Kantor Disnaker Rohil

Cetak Rabu,03 Mei 2017 | 17:57:40 WIB
Ratusan Buruh Berunjuk Rasa di Depan Kantor Disnaker Rohil
Ket Foto : Demo Buruh di Depan Disnaker Rohil (Foto: RMC/Jhoni)
BAGANSIAPIAPI (RIAUMANDIRI.co) - Ratusan buruh dari PT Jatim Jaya Perkasa dan PT Sindora Seraya di bawah naungan Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSPPP)-SPSI pimpinan Samsul Thamrin mendatangi Dinas Tenaga Kerja Rokan Hilir, Rabu (3/5). Mereka minta dinas tersebut untuk bisa mengakui kepengurusannya dan membela hak buruh.
 
Kedatangan mereka diawali orasi di belakang Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Rohil. Awalnya pendemo ditemui oleh Kabid Hubungan Industrial, Juni Rahmat. Ia meminta agar pendemo bersabar karena akan langusng ditemui oleh Kadisnaker Ir H.Amiruddin, MM.
 
Aksi damai ini dikawal ketat sekitra 70 orang personel dari Mapolres Rohil ditambah dengan puluhan personel Polsek Bangko. Tampak juga Kapolsek Rohil AKBP Henry Posma Lubis, dan Kapolsek Bangko Kompol Agung Triadi.
 
Tak lama berselang, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Amiruddin, datang menemui massa dan langsung melayani buruh dan menawarkan berbagai opsi. 
 
Pihaknya menurut Amiruddin, tidak berani mencatatkan keberadaan FSPPP-SPSI dibawah kepemimpinan Samsul Tamrin, karena sebelumnya sudah dicatatkan organisasi yang memiliki akte dan logo yang sama di bawah kepemimpinan Sukemi Tanjung. 
 
Oleh sebab itu, Amiruddin pada awalnya menawarkan agar merubah logo dan akte dengan perubahan kepengurusan yang baru, agar tidak terjadi dualisme kepemimpinan. "Nanti kalau terjadi dualisme, saya yakin akan terjadi keributan dan juga kita tidak bisa mencatatnya karena memang tidak boleh dalam aturan jika masih bermasalah," ujar Amiruddin menggunakan Toa di terik matahari siang itu.
 
Namun kepengurusan FSPPP-SPSI Rokan Hilir tidak bersedia mengubah logo mereka, karena mulai dari pusat sampai ke daerah, logonya sama. Bahkan berkalai-kali pendemo menyuarakan agar kedua pihak didudukan satu meja oleh Disnaker Rohil untuk menyelesiakan permaslahan ini.
 
Namun untuk opsi agar ada penyelesaian, Dinas Tenaga Kerja Rokan Hilir bersedia memfasilitasi kembali pertemuan antara dua kubu, FSPPP-SPSI kubu Sukemi Tanjung dengan FSPPP-SPSI kubu Samsul Thamrin, dalam minggu ini. Janji Mantan Kadisdikbud Rohil itu. 
 
Mendengar pernyataan Amiruddin, sejumlah buruh senang, bahkan ada salah seorang buruh menyatakan salut kepada Amiruddin yang bersedia menemui mereka. "Kami salut dengan Pak Kadisnaker saat ini," pujinya. 
 
Setelah orasi, Ketua Pimpinan Cabang FSPPP-SPSI, Samsul Thamrin, menjelaskan, yang hadir berdemonstrasi buruh dari PT Jatim dan PT Sindora, sejak tahun 2014 tidak ada penyelesaian dari Disnaker. "Jadi kita sebagai pekerjapun, yang mewakili pekerja, kecewa melihatnya, apa sebenarnya? Apakah ada setoran-setoran dari perusahaan itu masuk ke Disnaker sehingga sampai saat ini tidak dicatatkan, " tegasnya.
 
Yang kedua, pihaknya belum mendapat pengakuan sebagai Pimpinan Cabang FSPPP-SPSI Rokan Hilir, sedangkan kepengurusan Suhaimi Tanjung SK -nya sudah mati sejak tahun 2011.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 4 Mei 2017
 
Reporter: Jhoni Rohil
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,23 Mei 2018 - 01:54:04 WIB

Tragis... Dua Balita Tewas di Dalam Mobil Terparkir

RIAUMANDIRI.CO, PURWAKARTA - Dua balita asal Kampung Wanasari RT 04/01, Kelurahan Cisereuh, Kabupaten Purwakarta, ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Suzuki Karimun Nopol B 8418 PZ. Meninggalnya dua balita tersebut membuat geger warga setempat. Apalagi, keduanya meninggal di dalam kendaraan yang terparkir di halaman kontrakan orang tuanya.