Gubri Dukung Pembangunan Kelistrikan di Riau

Rabu,26 April 2017 | 17:18:14 WIB
Gubri Dukung Pembangunan Kelistrikan di Riau
Ket Foto : Acara Multi Stakeholder Forum dan Collective Action di H Pangeran Pekanbaru, dengan tema acara Sinergi Mewujudkan Riau terang dalam Memperkuat Good Corporate Governance (Foto: RMC/anie)
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahcman mendukung penuh pembangunan sistem kelistrikan di Riau. Hal ini seiring dengan penugasan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada PLN, dalam menyiapkan pembangunan infrastruktur penambahan kapasitas pembangkit sebesar 434 MW dalam periode 2014 s.d 2019
 
Dukungan tersebut disampaikannya melalui Plh Kepala Dinas ESDM Riau, Astra, dalam acara Multi Stakeholder Forum dan Collective Action, Rabu (26/4) di Hotel Pangeran Pekanbaru, dengan tema acara Sinergi Mewujudkan Riau terang dalam Memperkuat Good Corporate Governance (GCG).
 
Gubri mengatakan saat ini terdapat 265 desa di Riau masih belum menikmati listrik. Padahal listrik merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, diharapkan PLN bisa memenuhi kebutuhan listrik tersebut agar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, dunia industri, dan bisnis. Ini tentunya sejalan dengan apa yang menjadi program pemerintah daerah, yakni memfokuskan pembangunan infrastruktur di propinsi Riau. 
 
Mulai dari pembangunan jalan, sarana dan prasarana guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. "Saya mendukung penuh program PLN Mewujudkan Riau Terang Benderang. Saya harapkan penyelesaian tidak harus menunggu akhir tahun 2019, tetapi bisa selesai sebelum 17 Agustus 2019," ujar Gubri. 
 
Tentunya, apabila PLN bisa memenuhi kebutuhan listrik tersebut, baik secara kapasitas dan kualitas maka diyakini roda ekonomi didesa-desa akan tumbuh pesat. Sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah khususnya di Riau menjadi meningkat. 
 
Untuk mendukung sistem kelistrikan tersebut, dibutuhkan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang harus dibangun mulai dari pembangkit, transmisi sistem Sumatera yang sudah ada hingga jaringan listrik ke desa-desa. 
 
Oleh sebab itu, dalam pengerjaan sistem kelistrikan agar bisa terwujud PLN tidak bisa bekerja sendiri. Diharapkan peran serta seluruh pihak terkait, mulai dari masyarakat, stakeholder, mitra dan vendor agar bisa saling bahu membahu dalam mengemban amanah rakyat Riau secara penuh tanggung jawab, transparan, akuntabilitas dan menjunjung tinggi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. 
 
Sementara, menanggapi hal tersebut, General Manager PT PLN (Persero), Irwansyah Putra, mengatakan, sebagai salah satu perusahaan BUMN, PLN akan terus berusaha meningkatkan pelayanan bagi pelanggan. 
 
Dengan adanya tiga point yang diberikan kepada PLN yakni pertama, mengatasi pemadaman listrik yang masih terjadi diberbagai tempat di Indonesia. Kedua, meningkatkan efisiensi PLN, terutama efisiensi biaya produksi listrik, dan ketiga, meningkatkan daya pasokan listrik secara nasional.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 27 April 2017
 
Reporter: Renny Rahayu
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR